Debat Pilkada Bolmut Panas, Amin Lasena Sentil Program Haji dan Umrah Gratis-nya Hamdan

Semua calon berusaha membenarkan visi dan misi mereka yang dibangun dari awal

Debat Pilkada Bolmut Panas, Amin Lasena Sentil Program Haji dan Umrah Gratis-nya Hamdan
TRIBUNMANADO/WARSTAF ABISADA
Para calon di Pilkada Bolmut akrab saat jeda debat pertama lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Debat Calon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) berlangsung menarik. Semua calon berusaha membenarkan visi dan misi mereka yang dibangun dari awal

Depri Pontoh dalam menjawab pertanyaan tertutup juri ingin memberikan inovasi atas bonus demografi. Sementara Hamdan Datunsolang ingin tetap menerapkan pembangunan yang sesuai dari daerah ke pusat. "Itu tidak menutupkan usulan dari bawah," ujarnya.

Karel Bangko ingin agar pembahasan pembangunan antara legislatif dan eksekutif bisa transparan. Itu dimulai dari desa.

Ketika Amin Lasena bertanya soal boleh tidaknya pemberian program naik haji dan ziarah ke Yerusalem secara aturan, Hamdan mengatakan pembangunan bukan hanya fisik tapi spiritual.

Itu katanya pernah disetujui BPK dan kajiannya akan dimasukkan saat terpilih bupati lagi. Ketika Amin menyebut pemberian pupuk tidak boleh sembarangan diberikan, Hamdan menjawab dalam visi, misinya untuk petani, dan nelayan, pupuk itu penting.

Hamdan dan Murianto bertanya soal angka kemiskinan tinggi dan KLB Stunting.  "Dirjen Kemendagri Sumarsono menyebut tiga ribu bayi di Bolmut kerdil karena kurang gizi. Saya diminta tanggapan wartawan saya bilang no comment karena saya malu," ujarnya.

Depri hanya mempertanyakan indikator kemiskinan yang katanya berbeda. Saat Arman Lumoto bertanya soal Kaidipang dan Boroko yang seakan-akan kota kembar, Hamdan membenarkan.

Menurut Depri, Bolangitang seharusnya menjadi pusat ekonomi dan membantu, bukan menjadi seperti ibu kota baru.

Debat pasangan calon kedua ini menghadirkan Susan Palilingan sebagai moderator. Susan tampil tegas. Ia beberapa kali menegur pendukung paslon yang kadang menimbulkan keriuhan.

Ketua KPU Bolaang Mongondow Utara, Faisal Husin mengatakan, debat putaran kedua mengambil tema Efisiensi dan Efektivitas Tata Kelola Pemerintahan Dalam Rangka Meningkatkan Kesejateraan Rakyat.

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved