Home »

Opini

Renungan Harian Keluarga

RHK Minggu, 22 April 2018: Doa dan Puasa adalah Panggilan Iman

Ketika kita diberi kesempatan oleh Tuhan untuk hidup, kita tidak boleh terlena dengan berbagai keindahan

RHK Minggu, 22 April 2018: Doa dan Puasa adalah Panggilan Iman
ilustrasi 

Ester 4:1-3

KETIKA kita diberi kesempatan oleh Tuhan untuk hidup, kita tidak boleh terlena dengan berbagai keindahan, tetapi juga tidak boleh kecut dan tawar hati berhadapan dengan berbagai kemelut hidup seperti persoalan ketidak adilan, radikalisme dan pelanggaran-pelanggaran hak azasi manusia.

Artinya sebagai orang Kristen kita tidak boleh berdiam diri. Salah satu hal yang dapat kita lakukan adalah berdoa dan berpuasa karena inilah yang dikehendaki Tuhan, itulah sebabnya berdoa dan berpuasa disebut sebagai panggilan iman.

Alkitab
Alkitab (Netralnews.com)

Mordekhai setelah mendengar adanya ketidak adilan yang dilakukan Haman (pasal 3) terhadap bangsanya, maka sebagai orang beriman, ia melakukan doa dan puasa dengan cara mengoyakkan pakaiannya, memakai kain kabung dan abu.

Berjalan di tengah-tengah kota, sambil melolong-lolong dengan nyaring dan pedih sampai di depan pintu gerbang istana raja, karena seorang pun tidak boleh masuk pintu gerbang istana raja dengan berpakaian kain kabung. Demikianpun yang dilakukan setiap orang Yahudi di setiap daerah mereka ketika mengetahui ancaman kematian atas mereka.

Sebagai keluarga Kristen, kitapun tidak boleh berdiam diri mengahadapi berbagai persoalan kehidupan termasuk dalam keluarga. Bagian Alkitab ini telah mengajar kita bahwa salah satu tindakan iman yang dapat kita lakukan adalah berdoa dan berpuasa.

Berpuasa maksudnya tidak makan dan tidak minum. Ada yang berpuasa satu hari dan ada yang berpauasa satu hari satu malam dan seterusnya. Semua ini dapat kita lakukan untuk meminta kesehatan, kekuatan, keberhasilan, perlindungan dan kelepasan dari berbagai masalah hidup termasuk untuk meng-gapai cita-cita masa depan. Kiranya Tuhan berkenan mengabul-kannya. Amin.

Doa: Ya Bapa di Sorga, Engkaulah sumber hidup kami. Engkau telah mengajar kami dengan Firman-Mu supaya kami tidak berdiam diri menghadapi berbagai persolan hidup, oleh sebab itu mampukan kami untuk berdoa dan berpuasa memohonkan kasih sayang-Mu. Biar kehendak-Mu yang jadi, bukan kehendak kami. Amin.

Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help