Pilpres 2019

Wiranto Temui SBY Bukan Suruhan Jokowi, Fahri Hamzah: SBY Akan Merapat ke Kubu yang Kuat

Terakhir Menko Polhukam, Wiranto bertemu dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

Wiranto Temui SBY Bukan Suruhan Jokowi, Fahri Hamzah: SBY Akan Merapat ke Kubu yang Kuat
tribunnews
Ketua Dewan Pembina Partai Hanura dan Ketua DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Konstelasi politik saat ini semakin ramai dan panas. Ini terjadi karena orang di lingkar Presiden Jokowi pun berbeda partai politik, sehingga kadang berbeda sikap dalam menyikapi situasi politik.

Terakhir Menko Polhukam, Wiranto bertemu dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono. Hal ini semakin menambah hangat suasana. Apalagi Wiranto masih memegang jabatan sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Hanura.

Fahri Hamzah
Fahri Hamzah (Tribun Manado)

Di antaranya yang angkat suara adalah Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. Kader Partai Keadilan Sejahtera ini memberi penilaian atas pertemuan dua tokoh nasional sekaligus dua politisi lawas ini.

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menilai pertemuan Menko Polhukam Wiranto dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belum menunjukkan tanda Partai Demokrat akan merapat ke koalisi pemerintahan.

Fahri menuturkan bahwa SBY dan Demokrat pada akhirnya akan merapat ke pihak yang lebih kuat.
“Analisa saya tergantung siapa yang kuat, karena Pak SBY tidak akan mau merapat ke kubu yang lemah,” ungkapnya di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

Fahri juga menilai agenda Wiranto menemui SBY bukan sebagai utusan atau pembantu Presiden.
Mantan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai apa yang dilakukan Wiranto merupakan agenda pribadinya.

“Saya kira orang-orang di lingkaran Pak Joko Widodo bertindak masing-masing, tidak kompak, lemah sehingga mudah dikalahkan. Dalam bidang politik tidak kompak, begitu juga dengan ekonomi, di bidang juru bicara pun tidak kompak sehingga tidak jelas sikap pemerintah menghadapi suatu hal,” pungkasnya.

Sementara itu Wiranto yang ditemui usai pertemuan mengatakan dirinya menemui SBY dalam rangka mendengarkan aspirasi Presiden RI keenam itu melihat kondisi dan masalah politik nasional akhir-akhir ini.

“Beliau adalah mantan presiden, kita perlu dengarkan aspirasinya dan juga mendengarkan antisipasinya menghadapi masalah tersebut,” ungkap Wiranto di kantornya usai pertemuan, Rabu (18/4/2018).

Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved