Ini Imbauan Kasat Lantas Bitung di Kegiatan Police Goes To School

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Bitung dipilih oleh Satuan Lalu Lintas Polres Bitung untuk menggelar Police Goes to School

Ini Imbauan Kasat Lantas Bitung di Kegiatan Police Goes To School
TRIBUNMANADO/ALPEN MARTINUS
Satuan Lalu Lintas Polres Bitung menggelar "police goes to school" di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Bitung, Kamis (19/4/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Bitung dipilih oleh Satuan Lalu Lintas Polres Bitung untuk menggelar Police Goes to School, Kamis (19/4).

Awal kegiatan diisi dengan pertunjukan free styler dan aksi dua polisi menggunakan dua motor patroli 900 CC, bahkan mereka sempat meminta siswa untuk ikut uji adrenalin.

Aksi tersebut mengundang perhatian para siswa, termasuk para guru. Decak kagum tampak pada para siswa yang menyaksikan.

Bahkan ada satu anggota polisi yang terjatuh dari motor lantaran lintasan berair, namun tidak apa-apa lantaran pakaian dan perlengkapan berkendara yang dikenakan aman.
Setelah aksi tersebut, dilanjutkan dengan kegiatan di Aula sekolah tersebut.

Namun sebelumnya siswa diberikan pelatihan sesuai dengan kegemaran mereka, ada yang pelatihan musik, foto dan videografi, dan budaya yang diberikan oleh para profesional di bidangnya.

Usai itu, para siswa diberikan pengetahuan soal berlalu lintas oleh Satlantas Polres Bitung yang diselingi dengan aksi tabuh drum band, dan stand up comedy dari seorang siswa, bahkan ada pertunjukkan disc jockey.
Materi tentang lalulintas diberikan dalam bentuk diskusi.

Para siswa dan guru bahkan ikut bergoyang saat live music ditampilkan di antaranya oleh Basgilano dengan tembang populer anjing kacili.

Semua yang hadir nampak menikmati, bahkan saat diskusi banyak siswa yang bertanya seputar lalu lintas.
"Ini peserta yang ikut kelas 1 dan 2 ada sekitar 700 orang," ujar Fonny Tumundo, Kepsek SMA Negeri 1 Bitung.
Kegiatan ini sangat positif dan memberikan pemahaman kepada siswa tentang tertib lalu lintas, khususnya penggunaan helm dan SIM saat berkendara.

"Apalagi Kasat Lantas mengundang beberapa ahli seni, video olah vokal dan artis lokal, dan tadi ada lima ruang untuk siswa belajar sesuai dengan talenta dan keinginan mereka. Itu bisa memotivasi juga siswa bisa terjun sesuai dengan bakat," ujarnya.

Selain itu, ia juga menyatakan, SMA Negeri 1 Bitung menolak hoaks.
"Harapan kami siswa dapat menuangkan bakat mereka dan ada tempat wadah kenalan karena difasilitasi untuk kegiatan seperti ini, dan siswa lebih sadar dalam berlalu lintas," ujarnya.

Ia menambahkan, mereka sudah menertibkan siswa yang bawa motor ke sekolah tanpa membawa SIM dan helm.
"Tanpa SIM tidak boleh masuk di sekolah," jelasnya.

Sementara itu, AKP Andri Permana mengatakan kegiatan ini dilakukan lantaran kecelakaan lalulintas masih didominasi oleh siswa. (alpen martinus)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help