Tajuk Tamu - Emotional Campaigns Strategi Meraih Simpati Massa

Perhelatan Pemilihan Umum sudah didepan mata, bahkan di beberapa daerah tinggal menghitung bulan bahkan hari hingga panasnya persaingan mulai terasa

Tajuk Tamu - Emotional Campaigns Strategi Meraih Simpati Massa
Ist
Rojer R. Datu, S.Sos (Aktivis GMNI, Wasek Pemuda Katolik Sulut) 

Oleh : Rojer R. Datu, S.Sos (Aktivis GMNI, Wasek Pemuda Katolik Sulut)

Perhelatan Pemilihan Umum sudah didepan mata, bahkan di beberapa daerah tinggal menghitung bulan bahkan hari, panasnya persaingan mulai terasa bahkan mulai nampak persaingan-persaingan tidak sehat dari para pendukung, bebagai bentuk provokasi di kemas sedemikian rupa untuk menarik simpati massa guna untuk menjatuhkan elektabilitas calon lawan, banyak masyarakat termakan oleh issu sentimen primordial yang terbukti efektif dan menjadi senjata pemungkas untuk menyerang.

Berbagai ide gagasan berkembang dalam masyarakat secara perlahan menjadi paradigma baru salah satu diantaranya adalah Emotional Campaigns atau yang dikenal dengan Kampanye dengan Menggugah Emosi, dalam implementasinya kampanye ini di laksanakan dalam berbagai bentuk diantaranya berupa kunjungan ke rumah, ramah tamah, bagi-bagi sembako, bagi-bagi amplop, hingga menghadiri rukun atau arisan keluarga dan mengaku masih ada hubungan kekeluargaan atau kekerabatan dengan kelompok rukun atau arisan yang dihadiri, dan masih banyak lagi upaya dan usaha yang dikembangkan oleh  pelaku politik dalam mengimplementasikan Emotional Campaigns yang pada hakikatnya untuk menarik Simpati Massa untuk kepentingan politik tertentu.

 Saat ini yang menarik perhatian penulis adalah ramainya dukung-mendukung, claim-mengclaim kemenangan di Media Sosial padahal dalam kenyataanya tahapan kampanye saja belum dimulai, berbagai strategi di bangun dan disebarkan melalui postingan-postingan di media sosial oleh para pendukung guna untuk menaikan elektabilitas calon yang diusung dengan mengkampanyekan berbagai program yang katanya untuk rakyat sampai-sampai mendiskreditkan calon lawan dengan berbagai bentuk berita provokasi dan hoax, yang entah disadari atau tidak oleh para simpatisan maupun pendukung calon bahwa masyarakat saat ini sudah lebih peduli dengan situasi dan kondisi perpolitikan saat ini, hal ini dibuktikan dengan berubahnya rasa simpati dan empati masyarakat takalah calon yang mereka pilih sebelumnya ternyata mengeluarkan kebijakan yang tidak berpihak pada kepentingan masyarakat itu sendiri, hal serupa terjadi dalam proses kampanye, semakin para simpatisan  maupun pendukung calon berupaya menyebarkan berbagai bentuk berita provokasi dan hoax guna untuk mendiskreditkan calon lawan maka akan semakin memperkuat elektabilitas calon yang didiskreditkan, hal ini disebabkan ketidak pedulian masyarakat akan berita provokasi dan berita hoax, secara tidak langsung para pendukung calon ini telah menyentuh rasa simpati dan empati massa bukan untuk mendukung calon yang mereka usung tapi malah mendukung calon lawan.

 Pada akhirnya strategi penyebaran berita provokasi dan hoax para simpatisan dan pendukung calon ini berdampak negatif terhadap figur dan citra calon mereka sendiri, hal ini tentu tidak menguntungkan bagi calon tersebut, berbanding terbalik dengan calon lawan yang diam saat di diskreditkan secara masif mendapat dukungan dari masyarakat semakin mempermudah calon lawan untuk mengkampanyakan program-program yang di susunya melalui situasi dan kodisi yang di ciptakan oleh calon yang lain, ada suatu pandangan yang berkembang dalam masyarakat jaman now yakni semakin dikecilkan oleh pihak tertentu maka akan semakin mendapat perhatian dari pihak yang lain.

 Akhir kata marilah kita berkompetisi melalui program-program yang nyata serta bermafaat untuk rakyat pada umumnya, upaya-upaya untuk menaikan elektabilitas calon yang di usung lebih bersifat rencana-rencana pembangunan dari berbagai sektor, bukan berupa berita provokasi dan hoax.

Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved