TribunManado/

Sistem Rudal Diretas: Suriah Tembakan Misil karena Alarn Palsu

Sebuah sumber di internal militer Suriah memberi pernyataan atas kabar sistem pertahanan udara telah mereka

Sistem Rudal Diretas: Suriah Tembakan Misil karena Alarn Palsu
via KOMPAS.com
Foto yang dirilis lewat akun Twitter resmi pemerintah Suriah pada Sabtu (14/4/2018) memperlihatkan ledakan terjadi di pinggiran Damaskus usai serangan udara Sekutu.(HANDOUT / STR) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, DAMASKUS - Sebuah sumber di internal militer Suriah memberi pernyataan atas kabar sistem pertahanan udara telah mereka menembak jatuh serangan misil di Homs.

Komandan kawasan regional yang menolak disebutkan identitasnya berkata, serangan rudal tersebut merupakan alarm palsu.

Dilansir Reuters via London Evening Standard Selasa (17/4/2018), komandan itu berujar bahwa sistem pertahanan Suriah memang melakukan tembakan.

"Namun, diketahui sistem tersebut mengalami malfungsi, dan bukan sebuah respon atas serangan rudal," kata komandan tersebut.

Komandan tersebut kemudian menyalahkan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Kedua negara tersebut dianggap melakukan "serangan gabungan" untuk meretas sistem radar Suriah.

Sebelumnya, media pemerintah Suriah, SANA, melaporkan kalau sistem anti-udara mereka berhasil mencegat serangan rudal yang menyasar pangkalan udara.

Media milik Hezbollah menambahkan, total ada sembilan misil yang berusaha menghantam pangkalan militer Suriah.

Rinciannya, enam rudal menargetkan pangkalan udara Shayrat. Sedangkan sisanya menyasar pangkalan Al-Dumayr. "Semua misil berhasil dicegat," kata media Hezbollah.

Juru bicara Pentagon menyatakan, Negeri "Paman Sam" tidak melakukan operasi militer di sana. "Tidak ada operasi yang kami atau koalisi lakukan," katanya.

Pernyataan yang sama juga diucapkan oleh juru bicara militer Israel. "Kami tidak perlu berkomentar atas laporan seperti itu," ujarnya.

Halaman
123
Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help