TribunManado/

Seperempat Juta Anjing Rawan Rabies: Pemprov Sulut Butuh Rp 25,7 Miliar Dana Vaksin

Rabies jadi momok di Sulawesi Utara. Sedikitnya membutuhkan Rp 25.702.400.000 untuk menutupi defisit anggaran vaksin

Seperempat Juta Anjing Rawan Rabies: Pemprov Sulut Butuh Rp 25,7 Miliar Dana Vaksin
KOMPAS
Ilustrasi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Rabies jadi momok di Sulawesi Utara. Sedikitnya membutuhkan Rp 25.702.400.000 untuk menutupi defisit anggaran vaksin antirabies di 15 kabupaten dan kota.

Data dari Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut menyebutkan dari total 332.023 ekor anjing peliharaan di tahun 2017, baru tersedia 74.999 vaksin (22,59 persen). Masih ada 257.024 ekor (seperempat juta) anjing yang belum divaksin. Bila diasumsikan satu paket vaksin untuk seekor anjing sebesar Rp 100 ribu, maka butuh Rp 25,7 miliar agar tertangani.

Kepala Dinas Kesehatan Sulut Debie Kalalo melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dokter Arthur Tooy mengaku percontohan program One Health di Minahasa berkonsentrasi pada rabies. Di ranah provinsi, informasi akan cepat masuk hanya jika ada kasus lyssa (kematian akibat rabies).

Kendala utamanya ada pada ketersediaan vaksin. Masih lebih banyak vaksin untuk hewan, daripada manusia, meski untuk hewan juga tak sebanding dengan populasi anjing.

Tahun 2018, persediaan vaksin dari APBN sampai tiga bulan ke depan hanya ada 2.900-an ditambah dengan pengadaan dari APBD Sulut sebanyak 2.000 vaksin. Dinkes menilai ketersediaan ini memang masih cukup.

SULUT KEKURANGAN VAKSIN RABIES (2017)

Kabupaten/Kota  -  Populasi/Ekor  -  Vaksin

1) Minahasa           79.620                    17.985

2) Minsel                 39.855                     9.003

3) Manado              34.354                     7.760

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help