TribunManado/

Warga Bantaran Kali Batuawang Harus Waspada

Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Kali Batuawang, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, harus terus meningkatkan kewaspadaan.

Warga Bantaran Kali Batuawang Harus Waspada
TRIBUN MANADO/JHONLY KALETUANG
Material yang dibawa banjir lahar dingin Gunung Api Karangetang, Sitaro, Sulawesi Utara, dimanfaatkan untuk bahan bangunan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SIAU - Perubahan cuaca yang memasuki musim penghujan membuat masyarakat harus waspada.

Terlebih bagi mereka yang tinggal di daerah rawan bencana.

Seperti halnya masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Kali Batuawang, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, harus terus meningkatkan kewaspadaan.

"Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang selama musim hujan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman lahar hujan dan banjir bandang, terutama di sepanjang bantaran Kali Batuawang hingga ke pantai, karena saat ini hujan sangat sering terjadi, dengan intensitas cukup tinggi," ungkap Petugas Pemantauan Gunung Api Karangetang Yudia Tatipang.

Lanjutnya, ketika intensitas hujan tinggi, banjir lahar dingin bisa mencapai Kali Batuawang.

"Tentunya kita tetap meingatkan masyarakat, karena selain bermukim seputar Kali Batuawang, ada juga yang bermata pencaharian sebagai penambang," tambahnya.

Sementara itu, Kaban BPBD Sitaro Bob Wuaten juga menambahkan, memang saat ini sudah masuk pada musim penghujan, jadi kewaspadaan perlu ditingkatkan.

"Bagi masyarakat yang bermukim di daerah yang rawan bencana terlebih banjir dan tanah longsor, agar terus waspada, karena bencana bisa terjadi kapan saja," ungkapnya.

"Tidak dapat dipungkiri bahwa daerah kita memang rawan bencana," akhirnya. (Tribunmanado.co.id/Jhonly Kaletuang)

Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help