Vanda tak Bersalah Soal Kotak Kosong, Panwaslu Mitra Tak Lanjutkan Pengaduan JS

Keputusannya kasus Vanda Rantung tidak diteruskan, tidak penuhi unsur pelanggaran pidana pemilu

Vanda tak Bersalah Soal Kotak Kosong, Panwaslu Mitra Tak Lanjutkan Pengaduan JS
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Baliho Kotak Kosong di Mitra 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MITRA - Laporan dugaan mensosialisasikan dan kampanye kotak kosong, yang dilakukan ketua DPD Partai Amanat Nasiona (PAN) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), tidak memenuhi unsur dugaan pelanggaran pidana pemilihan umum (pemilu).

"Keputusannya, kasus Vanda Rantung tidak diteruskan, tidak penuhi unsur pelanggaran pidana pemilu," kata Jobie Lungkutoy kepada wartawan usai rapat pleno di Jangkar Sandar kantor Panwaslu Kabupaten Mitra, Selasa (17/4).

Seperti diketahui,Vanda yang juga anggota DPRD Mitra, di laporkan calon Bupati Mitra James Sumendap dan tim pasangan calon JS_Oke ke panwasu karena mensosialisasikan soal pilihan kotak kosong.

Panwaslu kemudian melakukan pemeriksaan kepada pelapor dan terlapor, melakukan klarifikasi hingga membahas dengan sentra penegakan terpadu Penegakkan Hukum Terpadu (Gakumdu) Panwaslu..

Dalam pembahasan dengan Gamkumdu didalamnya ada tiga institusi, Kepolisian, Kejaksaan Minsel dan Panwaslu Kabupaten Mitra. Pembahasan berlangsung sejak Senin (16/4) malam, dilanjutkan pada Selasa (17/4) hingga sore hari.

"Proses ini melibatkan komisi pemilihan umum (KPU) dan terlapor. Penjelasan KPU soal kampanye dan sosialisasi dihubungkan dengan kajian yang dilakukan panwaslu mengenai dugaan pidana pemilu. Dan diputuskan itu bukan kampanye melainkan sosialisasi maka tidak ada unsur pelanggaran pidana pemilu," ujarnya. (*)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Charles_Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help