Saksi Ungkap Peran Bupati Minut dalam Kasus Pemecah Ombak, Tanpa SK Proyek Sudah Dikerjakan

Sidang dengan tiga terdakwa ini dipimpin oleh Majelis Hakim yang diketuai Vincentius Banar bersama Hakim Anggota Arkanu dan Wenny Nanda

Saksi Ungkap Peran Bupati Minut dalam Kasus Pemecah Ombak, Tanpa SK Proyek Sudah Dikerjakan
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
Sidang perkara dugaan korupsi proyek tanggul penahan atau pemecah ombak di Desa Likupang Dua berbanderol Rp 15 miliar di PN Manado pada Selasa (17/4/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Keterlibatan Bupati Minahasa Utara (Minut), Vonnie Anneke Panambunan dalam dugaan korupsi proyek tanggul penahan atau pemecah ombak di Desa Likupang Dua berbanderol Rp 15 miliar terus diungkap dalam sidang di PN Manado pada Selasa (17/4/2018) 

Sidang dengan tiga terdakwa ini dipimpin oleh Majelis Hakim yang diketuai Vincentius Banar bersama Hakim Anggota Arkanu dan Wenny Nanda,

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menghadirkan dua orang saksi, eks Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minut, Petrus Macarauw dan Plt Kepala BPBD Minut, Frosman Dandel.

Menariknya, Petrus membenarkan bahwa proses pembuatan Surat Keputusan (SK) proyek pemecah ombak tidak sesuai dengan alur atau prosedur.

Dia turut membenarkan pernyataan terdakwa Rosa, bahwa dalam pembuatan SK, saksi dan terdakwa telah diinstruksikan bupati untuk melakukan penandatanganan.

Petrus juga mengaku dirinya memang telah mengangkut kardus berlakban hitam ke dalam mobil dari kantor BPBD Minut, yang diduga berisi uang untuk dibawa ke Kleak di VAP.

"Yang saya tahu hanya kardus, kalau isinya tidak tahu," kata dia.

Saat dicecar pertanyaan soal rekomendasi BMKG, saksi pun tak dapat berkutik banyak untuk membangun hipotesa bencana di Minut. Faktanya memang tidak pernah terjadi bencana.

Terkait pengerjaan proyek, saksi menyebutkan telah dilaksanakan mulai Mei 2016. Sedangka, SK masih dalam proses pembuatan.

Halaman
123
Penulis: Nielton Durado
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved