Pria Pelaku Utama KDRT, Billy Lombok Protes Lempar Guyonan Pejabat Takut Bini

Billy Lombok, Anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut), protes ketika diungkap, pelaku utama Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) selalu pria.

Pria Pelaku Utama KDRT, Billy Lombok Protes Lempar Guyonan Pejabat Takut Bini
TRIBUN MANADO/RYO NOOR
Rapat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur tahun anggaran 2017 di Kantor DPRD Sulut, Senin (16/4/2018) malam. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Billy Lombok, Anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut), protes ketika diungkap, pelaku utama Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) selalu pria.

Tapi protesnya disampaikan lewat guyonan saat rapat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur tahun anggaran 2017 di Kantor DPRD, Senin (16/4/2018) malam.

"Saya tidak sepakat, buktinya sekarang ada yang namanya petani yakni pejabat takut bini atau malah preman takut bini," ujar Politisi Partai Demokrat ini mengundang tawa peserta rapat Pansus.

Boy Tumiwa, Anggota Pansus lainnya pun menimpali candaan mantan Ketua Komisi Pelayanan Pemuda Sinode GMIM itu.

Legislator Dapil Minsel-Mitra itu mengatakan, lelaki memang identik dengan keras.

"Kalau tidak keras tidak jadi," ujar Politisi PDIP tersebut yang makin menebar tawa jelang akhir rapat pansus.

Pangkal 'protes' Billy rupanya berasal dari komentar Mieke Pangkong, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemprov Sulut ketika membawakan laporan pertanggungjawaban instansinya.

Mieke berencana membuat nota kesepahaman dengan Sinode GMIM terkait pencegahan KDRT di lingkungan keluarga GMIM.

Tak sebatas untuk komisi Ibu, remaja dan anak saja. Melainkan juga harus melibatkan komisi pelayanan kaum Bapak.

"Karena KDRT biasanya yang melakukan bapak," kata dia.

Komentar ini kemudian direspon Billy Lombok dengan canda, tapi menyampaikan pesan bahwa pelaku KDRT tidak selalu pria. Bisa juga wanita bahkan anak. (Tribunmanado.co.id/Ryo Noor)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved