Penghuni LPKA Tomohon Membasuh Kaki Orantuanya

Orangtua penghuni Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tomohon menangis saat anak-anak membasuh kaki mereka.

Penghuni LPKA Tomohon Membasuh Kaki Orantuanya
TRIBUNMANADO/FERDINAND RANTI
Penghuni LPKA Tomohon membasuh Kaki Orantuanya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Orangtua penghuni Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tomohon menangis saat anak-anak membasuh kaki mereka.

Secara serentak memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan, semua Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) menggelar Family Sociaty Gathering. Sebagai satu-satunya LPKA di Sulut, LPKA Tomohon pun mengikutinya lewat video conference Selasa(17/4/2018) yang bertempat di Lapas Anak Kls 2 Tomohon.

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman  yang diwakili Sekot Tomohon Ir HV Lolowang menghadiri kegiatan tersebut.

Kegiatan secara nasional dibuka langsung Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly.

Kegiatan yang bertemakan Tetap Ceria Meraih Asa ini, di dalamnya pemecahan rekor MURI Pembasuhan Kaki Di Lokasi Terbanyak.

Sekretaris Kota, Harold Lolowang pada kesempatan tersebut menuturkan melalui kegiatan ini proses pembinaan terhadap anak-anak yang ada di LPKA bisa memberikan dampak berarti di kehidupan mendatang.

"Kita sudah merencanakan untuk Anggaran Pendapatan Belanja Daerah(APBD) tahun depan akan coba kita masukan untuk LPKA," kata Lolowang.

Kalapas Anak, Tjahja Rediantara menuturkan pembasuhan kaki orang tua oleh anak didikan pemasyarakatan (Andikpas) ini bisa menyentuh emosional.

"Dengan situasi seperti ini, para andikpas bisa bertemu keluarga, karena Sebagaian anak ini belum pernah ditengok orang tuanya, nanti di kesempatan ini mereka bisa bertemu," jelas Rediantana.

Dengan tangis haru, 26 andikpas membasuh kaki orang tua dan memohon pengampunan akan segala kesalahan yang diperbuat. Ketua Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Sulut dr Hanna Monareh MPsi menjelaskan lewat pembasuhan kaki ini berpotensi memberikan dampak positif akan perasaan dan emosional mereka

"Terlebih bagi mereka yang kurang mendapat kasih sayang, langkah ini sangat mengena. Selain penyesalan anak juga sebagai koreksi orang tua dari apa yang telah diperbuat," kata Monareh.

Selain itu dalam kegiatan yang sama digelar juga melukis di atas kanvas putih bertemakan tetap ceria meraih asa, juga kesempatan yang sama grup band ABI yang beranggotakan para Andikpas melaunching lagu-lagu karya mereka.

Turut hadir dalam acara ini,GM PT. Pertamina Geothermal Energy Area Lahendong Salvius Patangke serta jajaran, Kadis Kesehatan Kota Tomohon dr D Liuw M.Biomed, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tomohon dr Olga Karinda.

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved