TribunManado/

Rabies dalam Perdagangan Daging Anjing

Minahasa Daerah Percontohan Program One Health, Petugas Tangani Cepat Kasus Rabies

Fransina Lasut (56), warga Desa Pineleng I, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, terkejut dengan pengakuan cucunya Prince Tahibe (7) sore itu.

Minahasa Daerah Percontohan Program One Health, Petugas Tangani Cepat Kasus Rabies
TRIBUN MANADO/FINNEKE WOLAJAN
Prince (7), warga Pineleng, korban gigitan anjing saat memperlihatkan luka gigitannya. 

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Fransina Lasut (56), warga Desa Pineleng I, Jaga IV, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, terkejut dengan pengakuan cucunya Prince Tahibe (7) sore itu.

Prince yang awalnya ketakutan, akhirnya mau menceritakan apa yang baru saja terjadi padanya, Rabu (4/4/2018) itu.

Sambil memegang pahanya dan memperlihatkan lukanya, Prince mengaku telah digigit anjing tetangga.

Fransina menceritakan sore itu Prince hendak membeli jajanan di warung yang tak jauh dari rumahnya.

Prince tak menyadari ia telah berada di samping anjing yang diikat di depan rumah.

Tak hitung tiga, anjing yang bernama Dolar itu langsung menggigit paha Prince, menembus celananya.

Menurutnya Fransina, Dolar memang tak suka dengan cucunya itu.

Sebab setiap kali lewat di depan anjing itu, Prince kerap menggoda anjing itu.

Fransina pun berkesimpulan, anjing itu memang menaruh dendam pada cucunya.

Halaman
1234
Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help