Kasus Narkotika Via Medsos di Manado Masuk Meja Hijau

Kasus Narkotika jenis sabu-sabu yang menjerat tiga terdakwa yakni SK alias Septian, AT alias Lius dan RK alias Rendi, disidangkan.

Kasus Narkotika Via Medsos di Manado Masuk Meja Hijau
ISTIMEWA
Pengadilan Negeri Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kasus Narkotika jenis sabu-sabu yang menjerat tiga terdakwa yakni SK alias Septian, AT alias Lius dan RK alias Rendi, akhirnya secara resmi disidangkan.

Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan ini digelar Pengadilan Negeri (PN) Manado, Jalan Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, Selasa (16/4/2018), dengan Ketua Majelis Hakim Halidja.

Dalam dakwaan primer yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Teddy Rorie dan Mudeng Sumaila, para terdakwa dianggap telah melanggar pasal 132 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 112 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Patut diketahui, seperti yang disebutkan dalam dakwaan JPU, awalnya pada hari Sabtu (6/1/2018) lalu sekitar pukul 20.00 Wita, AT alias Lius menghubungi JM alias Jefry (terdakwa dalam berkas perkara tersendiri) menggunakan media sosial WhatsApp (WA) untuk memesan narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 2,5 gram dengan harga Rp 4.200.000.

Setelah terjadi kesepakatan, Lius kemudian mentransfer uang yang telah disepakati ditambah dengan biaya pengiriman sebesar Rp. 250.000,- sehingga total biaya yang ditransfer ke rekening BRI Jeffry sebesar Rp. 4.450.000.

Setelah dipastikan sudah ditransfer, Jeffry kemudian mengirim barang dari Kota Palu dengan menggunakan jasa angkutan antar provinsi bernama 'Harvest'.

Barang yang telah dikirim akhirnya tiba di Teminal Malalayang, Manado pada 10 Januari 2018.

Mengetahui barang yang telah tiba, Jeffry akhirnya menghubungi RK untuk bersama-sama mengambil narkotika tersebut.

Setelah mengambil paket sabu-sabu itu, kedua terdakwa akhirnya berhasil ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulut.

Dari tangan keduanya, alhasil petugas menyita barang bukti berupa 2 paket narkotika golongan 1 bukan tanaman jenis Shabu, 1 dus kertas Latex Examination Globes, 1 tisu basah, 1 kantung darah bekas bertuliskan Karmi Bloody Bag, 1 unit handphone (Hp) merek Samsung, dan 1 unit Hp merek Nokia.

Halaman
12
Penulis: Nielton Durado
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved