Home »

News

Amien Rais Sebut Ada Partai Setan, Ketua MUI Ma'ruf Amin Beri Tanggapan Menohok

Ketua MUI KH Ma'ruf Amin memberikan tanggapannya terkait pernyataan Amien Rais soal partai Allah dan partai setan.

Amien Rais Sebut Ada Partai Setan, Ketua MUI Ma'ruf Amin Beri Tanggapan Menohok
IST/ kolase tribun-timur.com
KH Ma'ruf Amin dan Amien rais  

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin memberikan tanggapannya terkait pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais soal partai Allah dan partai setan.

Menurut Ma'ruf, saat ini semua partai memiliki nilai-nilai keagamaan alias religius.

"Wah nggak ada lah. Sekarang ini semua partai religius," katanya usai menjadi pembicara dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018).

Ma'ruf meminta semua pihak agar tak masuk pada isu tersebut, mengingat hal itu sangat sensitif dan berpotensi menimbulkan konflik baru.

"Tidak tepatlah. Jangan mendikotomi lah nanti timbul konflik baru, partai Islam partai setan. Janganlah kita masuk pada wilayah itu. Sangat berbahaya sekali," terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan, penjelasan partai Allah (hizb Allah) dan partai setan (hizb syaithan) memang terdapat dalam Alquran, tepatnya pada surat Al Muhadilah ayat 19 hingga 22.

"Memang di dalam Al-Quran surat Al-Mujadilah ayat 19-22 itu menerangkan adanya dua golongan manusia yaitu golongan setan (hizb as-syaithan) dan golongan Allah (hizb Allah)," ungkap Zainut.

Lanjut Zainut, konteks ayat tersebut lebih bermakna transendental yaitu tentang akidah, keyakinan, atau keimanan kepada Allah SWT bukan dalam konteks politik.

"Jadi tidak tepat jika ada pihak yang mengaitkan ayat tersebut di atas dengan konteks politik kepartaian di Indonesia. Saya berprasangka baik bahwa Pak Amien tidak bermaksud mengaitkan ayat tersebut dengan kondisi partai-partai di Indonesia," imbuhnya.

Amien Rais Kini Bilang Ada Partai Setan

Halaman
123
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help