Perang di Suriah

Target Amerika Kalahkan ISIS di Suriah, Ancam Beri Sanksi ke Rusia yang Dukung Suriah

Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley mengatakan negaranya tidak akan menarik pasukan dari suriah sampai misi-misinya tercapai.

Target Amerika Kalahkan ISIS di Suriah, Ancam Beri Sanksi ke Rusia yang Dukung Suriah
tribunnews
Seorang tentara Suriah tengah mengabadikan foto reruntuhan gedung yang diduga merupakan pusat penelitian senjata kimia, usai serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat, Perancis dan Inggris ke Suriah 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley mengatakan negaranya tidak akan menarik pasukan dari suriah sampai misi-misinya tercapai.

"Tujuan kami adalah untuk melihat pasukan AS pulang, tetapi kami tidak akan pergi sebelum misi kami tercapai," kata Haley kepada Fox News sebagaimana dilansir Al-Jazeera, Senin (16/4/2018).

Tentara Suriah memeriksa puing-puing bangunan, bagian dari kompleks Pusat Penelitian dan Penelitian Ilmiah di distrik Barzeh, utara Damaskus, saat tur media yang diselenggarakan Kementerian Informasi Suriah, Sabtu (14/4/2018). Amerika Serikat dan sekutunya, Perancis dan Inggris, melancarkan serangan ke Suriah sebagai respons terhadap dugaan serangan senjata kimia yang dilakukan Suriah di kota Douma pada 7 April lalu.
Tentara Suriah memeriksa puing-puing bangunan, bagian dari kompleks Pusat Penelitian dan Penelitian Ilmiah di distrik Barzeh, utara Damaskus, saat tur media yang diselenggarakan Kementerian Informasi Suriah, Sabtu (14/4/2018). Amerika Serikat dan sekutunya, Perancis dan Inggris, melancarkan serangan ke Suriah sebagai respons terhadap dugaan serangan senjata kimia yang dilakukan Suriah di kota Douma pada 7 April lalu. (AFP PHOTO/LOUAI BESHARA)

Haley memaparkan tiga misi pasukan AS di Suriah. Pertama adalah memastikan senjata kimia tidak digunakan dengan cara apa pun yang dapat menimbulkan risiko bagi kepentingan AS.

Selain itu, kata Haley, AS ingin Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS dikalahkan.

Baca: Disebut Wanita Berharga, Angel Lelga Malah Menangis dan Menduga Vicky Prasetyo Selingkuh

"Misi yang juga tidak kalah penting adalah untuk memantau apa yang Irak tengah lakukan," jelasnya.

Dalam kesempatan berbeda, Haley mengatakan AS sedang menyiapkan sanksi baru terhadap Rusia atas persekutuannya dengan Presiden Suriah Bashar-al Assad.

"Sanksi itu akan diumumkan oleh Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada hari Senin," ujar Haley kepada CBS, Minggu (15/4/2018).

"Kami akan meninjau semua perusahaan yang berurusan dengan peralatan yang digunakan Assad dan berkaitan dengan senjata kimia," imbuhnya.

Halaman
12
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help