TribunManado/

Setelah Dikecam Aksi Joget Bikininya, Begini Nasib 3 Penari Hot di Pantai Jepara

Kedua tersangka tersebut dijerat pasal UU Pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Setelah Dikecam Aksi Joget Bikininya, Begini Nasib 3 Penari Hot di Pantai Jepara
ICELEBTV
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Joko Wahyu Sutejo, pengelola Pantai Kartini membenarkan adanya video yang beredar di media sosial adalah kejadian di Pantai Kartini, Jepara, Sabtu (14/4).

Terkait adanya tarian erotis oleh tiga wanita berbikini itu, Joko juga dipanggil Polres Jepara untuk dimintai keterangan.

"Benar memang ada komunitas motor yang sedang kumpul. Tapi saya tidak tahu kalau ada tarian erotis. Saat itu saya tidak di lokasi. Saat saya ke lokasi, acara sudah selesai," kata Joko, Minggu (15/4).

Dia mengatakan, sudah jauh-jauh hari, panitia kegiatan melayangkan surat izin penggunaan Pantai Kartini untuk acara kumpul sesama anggota komunitas .

"Di dalam izinnya terdapat hiburan hanya organ tunggal. Tidak ada tarian erotis kayak di diskotek. Makanya kami boleh-boleh saja. Kalau tahu ada tari erotis ya pasti kami tidak perbolehkan," katanya.

Dia telah memaparkan apa adanya kepada Polres Jepara terkait "insiden" erotis tersebut.

"Karena saya sebagai pengelola, ya saya sampaikan apa adanya, bahwa sebelumnya tidak dicantumkan hiburan tari erotis," kata dia.

Pantai Kartini Jepara

Tarian erotis oleh tiga perempuan di Pantai Kartini Jepara bikin heboh. Acara berlangsung Sabtu 14 April dihadiri ratusan pengunjung. Polisi kini mengusutnya. (instagram/lambe_turah)

Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI) membantah bahwa acara tarian erotis di pantai Kartini, Jepara, Jawa Tengah adalah atas inisiatifnya.

Halaman
1234
Editor: Try Sutrisno
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help