TribunManado/

Inilah Penyebab Puluhan Warga Bitung Keracunan, Dinkes Serahkan Hasil BPOM ke Polres

Hasil pemeriksaan terhadap sampel makanan yang menyebabkan puluhan warga keracunan beberapa waktu lalu sudah keluar.

Inilah Penyebab Puluhan Warga Bitung Keracunan, Dinkes Serahkan Hasil BPOM ke Polres
tribunmanado/alpen martinus
Wali Kota Bitung Max Lomban dan istri menjenguk korban keracunan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Hasil pemeriksaan terhadap sampel makanan yang menyebabkan puluhan warga keracunan saat menghadiri Konsolidasi Partai Nasdem beberapa waktu lalu sudah keluar.

Puluhan warga keracunana karena ada dua jenis kuman yang terdapat pada telur yang dikonsumsi.

"Hasilnya dari BPOM sudah ada, dan hasilnya disebabkan oleh kuman jenis E-coli dan Staphylococcus aureus, sumbernya dari telur yang mereka konsumsi pada makanan tersebut," ujar Franky Soriton, Kadis Kesehatan Bitung, Senin (16/4).

Ia menjelaskan, kuman tersebut berkembang dan bereaksi setelah 1-6 jam setelah masuk ke dalam tubuh. "Sebab kuman tersebut akan terus berkembang," jelasnya.

Banyak faktor yang bisa menyebabkan penyebaran kuman tersebut, bisa dari sanitasi, peralatan yang digunakan saat mengolah makanan atau air yang digunakan tidak bersih.

"Faktor tersebut memang sangat berpengaruh, karena kuman ini bisa berkembang di mana saja khususnya pada kotoran," jelasnya.

Jika masuk ke dalam tubuh bisa menyebabkan mual-mual dan pusing kepala.
"Hasilnya sudah kami serahkan ke Polres Bitung, bahkan sudah kami berikan keterangan termasuk hasil pemeriksaan dari BPOM tersebut," jelasnya.

Sementara itu, AKP Edy Kusniadi Kasat Reskrim Polres Bitung mengatakan, masih menunggu berita acara dari Dinas Kesehatan Bitung mengenai keterangan hasil pemeriksaan sampel makanan tersebut.
"Kalau sudah ada itu baru kita akan lakukan gelar perkara untuk mengetahui apakah akan dilanjutkan ke proses sidik atau tidak," ujarnya.

Ia menjelaskan, semua saksi, korban, dan pengelola makanan sudah dimintai keterangan.
"Nanti jika dilanjutkan ke proses penyidikan, otomatis akan ada penetapan tersangkanya," jelas dia. (amg)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help