TribunManado/

Detik-detik Mengharukan Saat Seorang Hakim Menjemput Kebebasan Temannya yang Ia Jebloskan ke Penjara

Tapi apa jadinya jika ternyata ia harus menghukum teman lamanya tersebut karena terbukti bersalah.

Detik-detik Mengharukan Saat Seorang Hakim Menjemput Kebebasan Temannya yang Ia Jebloskan ke Penjara
Video 

Banyak komentar dalam tayangan yang diunggah tersebut. Umat Kristiani menilai hal ini sebagai keberanian dan kekuatan iman. Sebuah keajaiban wanita tersebut lolos dari maut. 

Mujizat

Seorang bayi berumur satu tahun, pengidap tumor otak, mengalami keajaiban setelah dikecup oleh pemimpin umat Katolik, Paus Fransiskus.

Gianna, mengidap tumor ganas di bagian otaknya. Malangnya dokter mevonis bahwa tumor itu tidak dapat diangkat.

Pada bulan September 2015, ketika Paus Fransiskus mengunjungi Philadelphia dalam misi Kepausan, orangtua Gianna membawanya ke hadapan Paus, dan memintanya untuk mengecup kepala putri mereka.

Setelah beberapa bulan berselang, nampak kondisi kesehatan Gianna membaik, dimana dokter mengatakan ukuran tumor di otaknya terus mengecil.

"Dia semakin membaik, dan bertambah kuat," ujar Kristen Masciantonio, ibu dari Gianna, seperti dikutip dari Dailymail, Senin (23/11/2015).

Kristen dan suaminya, Joey Masciantonio menilai kecupan Paus Fransiskus telah membawa keajaiban bagi putrinya.

Berdasarkan hasil ronsen MRI yang dilakukan di bagian otak Gianna yang terjangkiti tumor dari Agustus dan November menunjukkan perbedaan yang nyata. Seakan-akan menciut, tumor di bagian otak Gianna berangsur-angsur mengecil.

"Sekarang kami bisa menjalani kehidupan bersamanya. Saya pikir ini semua dari Allah.Saya percaya Paus adalah utusan dari Tuhan," ujar Joey.

Keluarga Masciantonio juga memiliki pendapat yang sama. Mereka menganggap kesembuhan yang dialami oleh Gianna merupakan bentuk campur tangan dari Yang Maha Kuasa.

Selamatkan Nyawa Seorang Bocah

Seorang mahasiswa bernama Sydney Uselton tak sengaja mengirim sebuah pesan ke nomor yang salah.

Tapi gara-gara kesalahan itu, dia justru bisa membantu mengumpulkan 15.000 Dolar AS untuk seorang anak laki-laki yang terkena leukemia.

Awalnya, Sydney sedang mencari saran dari temannya yang bernama Mandi Miller untuk gaun yang akan dibelinya.

Tapi Sydney mendapat jawaban tak terduga setelah rupanya ia mengirim foto gaunnya ke ayah dari seorang anak berusia enam tahun, Tony Wood.

Dengan sikap baik, Tony menyuruh anak-anaknya mengirim sebuah foto ke Sydney.

Foto itu rupanya berisi pose anak-anak Tony yang memberi banyak acungi jempol untuk gaun pilihan yang akan dibeli Sydney.

Tak hanya foto, pria asal Tennessee, Amerika Serikat itu juga menuliskan sebuah pesan yang menyentuh hati Sydney:

"Saya percaya pesan ini ditujukan untuk orang lain."

"Istri saya tidak ada di rumah, jadi saya tidak bisa meminta pendapatnya."

"Tapi anak-anak dan saya berpikir bahwa gaun Anda terlihat menakjubkan dalam gaun itu!"

"Anda harus mendapatkan yang itu."

Saat pesan kiriman Tony untuk Sydney itu dibagikan ke Twitter, beberapa pengguna media sosial melihat anak laki-laki berusia empat tahun Tony, Kaizler, tak muncul di foto tersebut.

Melansir Unilad, Kaizler ternyata berada di rumah sakit di kampung halamannya, Spring Hill untuk menjalani kemoterapi.

Kaizler sedang mengobati leukemia yang telah dia hadapi selama lebih dari dua tahun.

Ya, Kaizler didiagnosis menderita Pre-B Cell Acid Lymphoblastic Leukemia pada akhir 2015.

Keluarganya juga sudah membagikan perjalanan Kaizler secara online untuk mendapatkan bantuan dan dana untuk tagihan medis.

Karena kisah keluarga Tony menjadi viral, mereka telah dibanjiri dengan dukungan dari semua rekan dan para pendonor di seluruh dunia.

Menulis di halaman GoFundMe, Silverio Rosas, seorang teman dari keluarga Tony, mengatakan:

"Kaizler adalah anak laki-laki berusia empat tahun yang tampan dengan rambut ikalnya! Dia adalah anak bungsu dari enam bersaudara."

"Dia suka bermain dengan mobil dan truk rakasa."

"Kaizler adalah penggemar berat Mickey Mouse dan senang berkuda."

"Dia memiliki senyuman yang menerangi ruangan dan merupakan salah satu anak penuh cinta yang pernah kalian temui."

"Kaizler bisa menjadi sosok yang sangat pemalu saat pertama kali bertemu dengan orang baru, tapi dia juga dengan cepat berubah menjadi sosok yang sangat suka diajak ngobrol!"

Dia menyimpulkan, dengan mengatakan:

"Yang paling penting tentang Kaizler adalah dia memegang tempat istimewa di hati begitu banyak orang."

"Apalagi di hati keluarganya. Tidak mungkin bertemu dengannya tanpa jatuh cinta dengan pria kecil yang mengagumkan ini!"

"Tolong jaga dia dalam doa saat kita melewati masa-masa sulit ini!"

Tony pun membagikan cerita yang luar biasa ini ke Facebook:

"Jadi ... inilah yang akhirnya terjadi. Saya mendapat pesan dari sebuah nomor tak dikenal beberapa hari yang lalu dengan beberapa foto wanita muda yang memakai gaun."

"Saya memutuskan: 'Ayo kita buat hari ini menyenangkan.'"

"Jadi, saya menyuruh anak-anak mengacungkan jempolnya dan mengatakan kepadanya bahwa dia tampak menakjubkan dalam gaunnya."

"Sekarang, tiba-tiba, anak-anak saya seperti selebgram terkenal!"

Pada saat penulisan, donasi sebanyak 33.132 Dolar AS telah terkumpul, dari tujuan awal keluarga Tony yang ingin mengumpulkan dana senilai 10.000 Dolar AS.

Ada 1.204 orang yang ikut memberikan donasinya dalam 26 bulan dengan rincian lebih dari 600 orang terlibat sejak kesalahan Sydney terjadi.

Pengalaman Sydney ini menjadi bukti bahwa tindakan baik sekecil apapun dapat menuai tindakan kebaikan yang lebih besar, dan bahkan mengubah hidup menjadi lebih baik.

Artikel ini sudah tayang di Tribunmanado.co.id dengan judul "Wanita Ini Ucapkan Kalimat 'Dalam Nama Yesus' Saat Ditodong Pistol Perampok, Hal tak Terduga Terjadi''

Penulis: Valdy Suak
Editor: Valdy Suak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help