Pilkada Kotamobagu 2018

Debat Publik - Tatong dan Jainuddin Tak Maksimalkan Waktu pada Dua Sesi Awal

Kedua pasangan calon Wali kota dan Wakil Wali kota Kotamobagu, tak bisa memaksimal waktu di debat publik sesi pertama dan kedua

Debat Publik - Tatong dan Jainuddin Tak Maksimalkan Waktu pada Dua Sesi Awal
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Kedua pasangan calon Wali kota dan Wakil Wali kota Kotamobagu, tak bisa memaksimal waktu di debat publik sesi pertama dan kedua, Senin (16/4/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kedua pasangan calon Wali kota dan Wakil Wali kota Kotamobagu, tak bisa memaksimal waktu di debat publik sesi pertama dan kedua, Senin (16/4/2018).

Waktu yang telah diberikan KPU Kotamobagu, tiap pasangan calon masing-masing 5 menit, menyampaikan visi dan misi, namun tak dimaksimalkan.

Pasangan Tatong Bara-Nayodo Koerniawan diberikan kesempatan pertama, untuk menyampaikan visi dan misi secara keseluruan, namun waktunya selesai. Sedangkan Jainudin Damopolii-Suharjo Makalala, juga melakukan hal yang sama.

Amatan tribunmanado.co.id, dari sesi pertama hingga kedua, kedua pasangan calon Wali kota dan Wakil Wali kota, selalu melewati waktu yang telah ditentukan.

"Memang waktu yang diberikan di sesi pertama 5 menit, kemudian sesi ke dua 2 menit 30 detik," ujar Ketua KPU Kotamobagu, Nova Tamon.

Menurutnya, kedua paslon harus memanfaatkan waktu, baik menjawab pertayaan maupun menyampaikan visi dan misi. Agar penyampaiannya singkat dan dimengerti masyarakat Kotamobagu.

Moderator Angie Kuntag mengatakan, kedua paslon diberikan waktu yang sama, maka dimaksimalkan dalam penyampaian.

"Saya hanya ikut aturan. Waktu habis, langsung memberhentikan paslon yang sedang berbicara, agar jalannya debat publik berjalan baik," ujar Angie Kuntag.

Penulis: Vendi Lera
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help