TribunManado/

Menderita PMS? Makan Jamur yang Banyak

Para peneliti menemukan bahwa beberapa jamur yang jadi favorit untuk dikonsumsi mungkin memiliki kandungan antioksidan .

Menderita PMS? Makan Jamur yang Banyak
tribunnews
JAMUR 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Moms suka makan jamur? Ini ada kabar baik, sebuah studi baru menemukan bahwa beberapa menemukan bahwa beberapa jamur yang jadi favorit untuk dikonsumsi mungkin memiliki kandungan antioksidan yang tinggi yang berhubungan dengan manfaat anti-penuaan.

Para peneliti menemukan bahwa beberapa jamur yang jadi favorit untuk dikonsumsi mungkin memiliki kandungan antioksidan yang tinggi yang berhubungan dengan manfaat anti-penuaan.

Ilmuwan di Pennsylvania State University, Amerika Serikat, menganalisis komposisi kimia dari berbagai jenis jamur.

Mereka kemudian menemukan bahwa kumpulan jamur tersebut banyak mengandung ergothioneine dan glutathione tingkat tinggi, keduanya merupakan zat antioksidan penting.

"Apa yang kami temukan, tanpa diragukan lagi, jamur merupakan sumber makanan tertinggi dari kedua antioksidan ini sekaligus, dan beberapa jenis benar-benar memiliki keduanya," kata pemimpin tim, Robert Beelman, dalam unggahan resmi universitas.

Kabar baik lainnya tentang jamur, ternyata perempuan yang kerap mengalami PMS setiap memasuki fase menstruasi dianjurkan untuk mengonsumsi makanan ini.

Sebabnya, jamur kaya akan riboflamin (vitamin B).

 
Menurut studi yang dimuat di American Journal of Clinical Nutrition,menerapkan pola makan riboflavin dapat mengurangi risiko PMS hingga 35%.

Salah satu sumber riboflavin yang dianjurkan adalah jamur kancing. Konsumsi sebanyak 140 gram jamur kancing per hari dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan riboflavin sebanyak 64%.

Kandungan kalori dalam sajian itu pun minim hanya 331 kalori.

Sementara di Indonesia, berdasarkan data dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ada enam jenis jamur pangan yang bisa dan boleh dikonsumsi di Indonesia.

Mereka adalah jamur merang, jamur kuping, jamur kancing, jamur tiram, jamur shitake, dan jamur lingchi.

Jamur-jamur yang dibudidayakan di Indonesia terbukti memiliki kandungan gizi tinggi, mencapai 19-35 kandungan protein lebih tinggi ketimbang beras (7,38%) dan gandum (13,2%).

Jamur juga mengandung zat yang mampu menangkal radikal bebas sehingga bila dikonsumsi secara tepat dapat menjaga daya tahan tubuh.

Editor: Rine Araro
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help