TribunManado/

Masyarakat Kembali Dilarang Beraktivitas pada Radius 1,5 Km Gunung Karangetang

Gunung Api Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus menunjukan aktivitasnya.

Masyarakat Kembali Dilarang Beraktivitas pada Radius 1,5 Km Gunung Karangetang
TRIBUN MANADO/JHONLY KALETUANG
Gunung Api Karangetang, Sitaro, Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SIAU - Gunung Api Karangetang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus menunjukan aktivitasnya.

Seperti laporan pusat pemantauan Gunung Api Karangetang periode Jumat (13/4/2018), sinar api samar-samar, asap putih kebiruan menyebar di lereng Barat Daya dengan intensitas tipis, dan bau belerang tercium lemah di ketinggian 400 meter ke atas.

"Teramati ada sinar api, dan juga terjadi beberapa gempa baik gempa vulkanik dangkal maupun tektonik jauh," ungkap Yudia Tatipang, petugas pengamatan gunung, Sabtu (14/4/2018).

Oleh karena itu, tetap direkomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dan wisatawan tidak diperbolehkan mendaki dan beraktivitas pada radius 1,5 km dari kawah aktif dan perluasan ke sektor Selatan, Tenggara, Barat dan Baratdaya sejauh 2,5 km.

"Karena guguran lava dan awan panas yang dapat terjadi sewaktu-waktu dari material hasil erupsi 2015 karena kondisinya belum stabil dan mudah runtuh, terutama ke sektor Selatan, Tenggara, Barat dan Baratdaya," tambahnya. (Tribunmanado.co.id/Jhonly Kaletuang)

Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help