Kembalikan Angkot Antar Desa, Dishub Boltim Lakukan Ini pada Pengusaha

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Boltim Abdul Muhdar Mokoagouw mengaku akan berusaha membujuk para pengusaha demi mengembalikan angkot antar desa

Kembalikan Angkot Antar Desa, Dishub Boltim Lakukan Ini pada Pengusaha
TRIBUNMANADO/DAVID MANEWUS
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Boltim Abdul Muhdar Mokoagouw 

Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Usaha kendaraan angkutan umum antar desa dalam kabupaten atau antar kabupaten masih belum berkembang di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Medan masih menjadi halangan.

"Sudah sebenarnya bekerja sama dengan pihak organda. Tapi masyarakat masih kurang memahami taxi umum," kata sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Boltim Abdul Muhdar Mokoagouw, Sabtu (14/4/2018).

Boltim katanya sementara membangun jejaring terminal. Itu akan menambah jalur trayek angkutan umum bukan misalnya hanya dari Kotamobagu ke Tutuyan.

Ia mengatakan dahulu angkutan jenis mikrolet pernah ada. Itu terjadi di tahun 1990-an.

"Kami akan mencoba membujuk pengusaha. Ini agar mereka berani berinvestasi di bidang ini," ujarnya.

Adanya trayek angkutan umum akan memangkas biaya transportasi. Biaya transportasi akan menjadi murah.

"Untuk sekarang ada perintis Damri. Itu memiliki banyak trayek," katanya.

Banyak pilihan untuk trayek yang dilayani Damri. Yang pertama ialah Lolak-Kotamobagu-Tutuyan- Bitung.

"Kemudian Molobog-Tutuyan-Manado. Juga Jiko-Tutuyan Bitung," katanya.

Biaya transportasi dari dan ke Boltim sekarang masih sangat mahal. Menggunakan taxi gelap, Manado-Tutuyan biayanya Rp 70 Ribu.

Penulis: David_Manewus
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help