Hormati Payung Hukum, GO-CAR Terus Maksimalkan Upaya Penuhi Aturan Permenhub 108/2017

GO-CAR menghormati Peraturan Menteri Perhubungan No 108 Tahun 2017 mengenai Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum

Hormati Payung Hukum, GO-CAR Terus Maksimalkan Upaya Penuhi Aturan Permenhub 108/2017
TRIBUNMANADO/HANDHIKA DAWANGI
Malikulkusno Utomo, SVP Public Policy and Government Relations GO-JEK saat bertandang ke Kantor Tribun Manado 

Laporan Wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi

MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID -Managemen GO-JEK mengatakan siap mengikuti aturan yang ditetapkan.

"Kami mencoba mengikuti aturan mulai dari KIR kendaraan dan sebagainya. Kalau ada peraturan memang harus diikuti," ujar Malikulkusno Utomo, SVP of Public Policy and Government Relations GO-JEK, saat berkunjung ke Kantor Tribun Manado, Jalan AA Maramis, Kairagi II, Mapanget, Manado, Jumat (13/4/2018) siang.

Malikulkusno Utomo mengatakan, memang pihaknya akan mengikuti aturan yang ada.

Namun, kata dia, GO-JEK berharap peraturan tersebut memang sewajarnya.

"Jangan sampai ada peraturan yang menghambat," ujar dia.

Malikulkusno Utomo bahkan mengharapkan adanya aturan dari pemerintah terkait tarif untuk transportasi daring.

"Yang kami inginkan itu juga yakni adanya batasan tarif," ujar dia.

Pada diskusi ringan, SVP Public Policy and Government Relations GO-JEK Malikulkusno Utomo yang ditemani VP Public Affairs GO-JEK Astrid Kusumawardhani dan tim bersama
dengan Koordinator Liputan Aswin Lumintang, Manager Produksi Charles Komaling, Manager Promosi Rahman, Manager Sirkulasi Dian, Manager Online Rine Araro, Redaktur Senior Lodie Tombeg, Redaktur Daerah David Kusuma, dan Tim Iklan Online Fransiska Polohindang, juga membahas mengenai beberapa hal menarik lainnya.

Mengenai persyaratan menjadi mitra GO-JEK misalnya.

Kata Malikulkusno Utomo, GO-JEK begitu ketat menerima mitranya.

"Ada persyaratan dasar yang harus dipenuhi. Misalnya nama harus sama di beberapa berkas. Setelah itu harus mengikuti pendidikan SOP yang kami buat. Mitra GO-JEK juga harus datang untuk verifikasi ke kantor kami. Kalau ada yang memalsukan maka masuk dalam ranah pidana," ujar Malikulkusno Utomo. 

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved