TribunManado/

Heboh ‘Kampanye’ Kotak Kosong di Mitra: PAN Segera Putuskan Nasib Vanda

Heboh ‘kampanye kotak kosong’ jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Minahasa Tenggara.

Heboh ‘Kampanye’ Kotak Kosong di Mitra: PAN Segera Putuskan Nasib Vanda
ISTIMEWA
Vanda Rantung 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Heboh ‘kampanye kotak kosong’ jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Minahasa Tenggara. Pencetusnya Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Mitra Vanda Rantung. Aksi Vanda kemudian ramai bahkan, sempat viral di media sosial berbagai platform seperti Facebook.

PAN yang sedari awal mendukung petahana James Sumendap-Jesaja Jocke Legi (JS-Oke) dibuat terkejut.

Partai yang dipimpin Sulkifli Hasan ini berencana meminta klarifikasi terhadap kadernya itu. Minggu (15/4/2018), nasib Vanda akan diputuskan dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulut.

"Dalam rakorwil di Swissbell, satu di antara agendanya membahas apa yang dilakukan Ibu Vanda. Nanti akan diputuskan di sana," kata Zulfan Junus, pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Mitra Bidang Politik Organisasi dan Keanggotaan kepada tribunmanado.co.id, Jumat kemarin.

Zulfan memastikan, sudah ada keputusan terkait nasib Ketua PAN Mitra pekan depan. DPW PAN Sulut akan memutuskan. "Dalam rakorwil nanti, akan melibatkan seluruh ketua dan sekretaris DPD, pimpinan harian DPW, anggota legislatif PAN dan eksekutif PAN," ujar Junus yang juga menjabat Pimpinan Harian DPD PAN Mitra.

Di tempat terpisah, pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Mitra JS-Oke, sudah melayangkan laporan resmi ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Mitra pada Kamis (13/4) kemarin.

"Dimasukkan oleh (pengurus) Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Ratahan Timur (Ratim) dan Ketua Tim Pemenangan Kecamatan Ratim," kata Sammuel Montolalu, Sekretaris Tim Paslon JS-Oke.

Panwas Kabupaten Mitra Jobby Lungkutoy mengatakan, pihaknya baru menerima laporan Jumat sore. Laporan itu baru dilimpahkan ke Panwaslu.

Dolly Van Gobel Komisioner Panwaslu Mitra Divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga menjelaskan, kampanye ‘kotak kosong’ oleh Anggota DPRD Mitra Vanda Rantung merupakan temuan Panwaslu. "Nanti akan diproses lanjut," kata Dolly saat melakukan sosialisasi di Desa Pangu, Kecamatan Ratahan Timur, Kamis.

Panwaslu akan menggunakan Pasal 69 Undang-undang No 10 tahun 2016 tentang Larangan Kampanye. "Sepanjang dia mensosialisasikan, tidak ada kampanye (tak masalah). Karena ‘kotak kosong’ tidak ada visi misi. Sementara bicara kampanye adalah menyampaikan visi dan misi. Begitu juga dengan unsur apakah menghina atau provokatif maupun kalimat yang merugikan orang lain," katanya.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help