Renti: Tak Ikut UASBN, Dianggap Tidak Lulus

Kepala Dinas Pendidkkan, Bolmong, Renti Mokoginta mengatakan hasil ujian sangat menentukan sebab hasil dari UASBN, jika tidak ikut maka gugur

Renti: Tak Ikut UASBN, Dianggap Tidak Lulus
TRIBUNMANADO/MAICKEL KARUNDENG
Kepala Dinas Pendidkkan, Bolmong, Renti Mokoginta 

Laporan Wartawan Tribun Manado Maickel Karundeng

LOLAK, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) yang diikuti oleh seluruh siswa Sekolah Menegah Pertama (SMP) sederajat di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) telah usai.

“Hasil ujian sangat menentukan sebab hasil dari UASBN akan dipakai mengisi nilai Ijazah, Surat Tanda Tamat Belajar (STTB). Jika tak ikut ujian, maka dianggap tidak lulus,” ujar Kepala Dinas Pendidkkan, Bolmong, Renti Mokoginta, Jumat (13/4/2018).

Meski hasil ujian ditentukan oleh pihak sekolah, namun siswa diwajibkan tetap mengikuti ujian dengan hasil yang menjadi standar kelulusan secara nasional.

“Memang kelulusan ditentukan oleh sekolah, namun dengan catatan harus mengikuti UASBN sebagai dasar kelulusan siswa,” jelasnya Kadis Pendidikan.

Dia menambahkan, penyusunan soal UASBN dikerjakan oleh pemerintah pusat dan guru inti yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di setiap daerah.

“25 persen sampai 30 persen dari pusat, sedangkan MGMP 70 persen sampai 75 persen dalam penyusunan soal ujian,” pungkasnya.

Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved