Puluhan Pencinta Alam 'Hijaukan' Gunung Soputan, Lomba Lintas Alam 10 Kilometer

Puluhan orang yang tergabung dalam kelompok, organisasi, mahasiswa hingga pemuda gereja pencinta alam berkumpul di lapangan taman kota Tombatu.

Puluhan Pencinta Alam 'Hijaukan' Gunung Soputan, Lomba Lintas Alam 10 Kilometer
TRIBUN MANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Panitia dan KPA Baranai diabadikan di sela pelaksanaan kegiatan lomba Lintas Alam dan Penghijauan di Taman Tombatu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Puluhan orang yang tergabung dalam kelompok, organisasi, mahasiswa hingga pemuda gereja pencinta alam berkumpul di lapangan taman kota Tombatu, Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, Jumat (13/4/2018).

Hingga Sabtu (14/4/2018), mereka mengikuti lomba lintas alam dan penghijauan yang dilaksanakan Kelompok Pencinta Alam (KPA) Baranei Tombatu.

Dalam daftar panitia pelaksana, para peserta lomba lintas alam dan penghijauan datang dari Mitra, Kota Kotamobagu, Manado, Minsel, Minahasa Utara, dan sekitarnya.

"Para peserta akan melewati jalur naik hingga turun Gunung Soputan, selama perjalanan akan singgah di delapan pos yang disiapkan panitia," kata Ricko Gosal, personel KPA Baranei, kepada TribunManado.co.id, Jumat (13/4/2018).

Dijelaskannya, dalam perlombaan ini peserta harus kompak, punya wasalan mengenai lingkungan dan alam secara umum, serta membekali regunya dengan perlengkapan dan peralatan untuk mendaki gunung.

Pelaksanaan lomba dibagi dalam dua hari, di mana regu yang beranggotakan enam orang harus menyelesaikan rute sejauh lima kilometer pada Jumat (13/4/2018), dan lima kilometer berikutnya pada Sabtu (14/4/2018) besok.

"Di delapan pos yang ada setiap regu akan diberikan pertanyaan oleh panitia pelaksana. Kemudian saat berada di base camp Gunung Soputan, akan melaksanakan penghijauan," tambahnya.

Panitia dan KPA Baranei telah menyiapkan 1.000 bibit pohon, terdiri dari 500 bibit pohon jenis mahoni dan 500 bibit pohon cempaka, akan ditanam bersama panitia dan peserta.

KPA Baranei Tombatu Mitra, sudah puluhan kali melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan alam, dengan tujuan menjalin kebersamaan antara organisasi pencinta alam (PA) dan menjaga serta melestarikan lingkungan.

"Jumat malam ini para peserta akan menginap satu malam di base camp Pinus Gunung Soputan," tandasnya.

Stenly Matu, sekretaris panitia pelaksana lomba lintas alam dan penghijauan menambahkan, pihaknya membantu logistik berupa makanan dan minuman kepada peserta.

"Kami juga berterima kasih kepada keluarga Sumendep-Renda atas makanan kaleng dan tokoh masyarakat Jesaja Jocke Legi yang men-support kegiatan ini," kata Stenly.

Adapun kriteria penilaian untuk peserta mulai dari kekompakan, keseragaman, kedisiplinan, wawasan dan atraksi atau penanganan pertama pada kecelakaan saat tiba di garis finis.

Panitia menyiapkan hadiah untuk juara pertama sampai ketiga dan harapan satu sampai tiga berupa uang tunai, trofi dan piagam penghargaan dengan total Rp 10 juta.(Tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help