Nasib Ketua PAN Mitra Ditentukan di Rakorwil, Tim JS-Oke Sudah Lapor ke Panwas

Partai Amanat Nasional (PAN) tak diam atas pernyataan Ketua PAN Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Vanda Rantung.

Nasib Ketua PAN Mitra Ditentukan di Rakorwil, Tim JS-Oke Sudah Lapor ke Panwas
Kolase
Jobby Lungkutoy, Zufan Junus dan  Dolly Van Gobel 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Partai Amanat Nasional (PAN) tak diam atas pernyataan Ketua PAN Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Vanda Rantung.

Nasib Vanda yang mendukung kotak kosong pada Pilkada Mitra  akan diputuskan dalam rakorwil DPW PAN Sulawesi Utara, pada Minggu (15/4/2018)

"Dalam rakorwil di Swissbell, satu diantara agendanya membahas apa yang dilakukan Ibu Vanda, nanti akan diputuskan di sana," kata Zulfan Junus, pengurus DPD PAN Mitra  pada Jumat (13/4/2018)

Zulfan memastikan nasib Vanda sebagai Ketua PAN sudah ada keputusan dari DPW pada pekan depan.

"Dalam rakorwil nanti, akang melibatkan seluruh ketua dan sekretaris DPD, pimpinan harian DPW, anggota legislatif PAN dan eksekutif PAN," jelas pimpinan harian DPD PAN Mitra.

Pihak pasangan calon (paslon) James Sumendap-Jesaja Jocke Legi (JS-Oke), sudah melayangkan laporan resmi ke panitia pengawas pemilu (panwaslu) Kabupaten Minahasa Tenggara pada Kamis (13/4/2018) kemarin.

"Dimasukkan oleh pengurus ketua PAC PDI Perjuangan Ratahan Timur (Ratim) dan ketua tim pemenangan di kecamatan Ratim," kata Sammuel Montolalu, Sekretaris tim paslon JS-Oke.

Panwas Kabupaten Mitra, Jobby Lungkutoy saat dimintai keterangan terkait laporan tersebut mengatakan, pihaknya baru menerima laporan Jumat sore, setelah dilimpahkan ke Panwaslu Kabupaten Mitra.

Dolly Van Gobel, Pimpinan Panwaslu Kabupaten Mitra divisi pencegahan dan hubungan antar lembaga, menguraikan apa yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Mitra yang mengkampanyekan kotak kosong merupakan temuan panwaslu.

"Nanti akan diproses lanjut," kata Dolly sosialisasi di Desa Pangu Kecamatan Ratahan Timur, Kamis kemarin.

Pihaknya akan mengaitkan pasal 69 undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang larangan kampanye.

"Sepanjang dia mensosialisasikan, tidak ada kampanye, karena kotak kosong tidak ada visi misi, sementara bicara kampanye adalah menyampaikan visi dan misi. Begitu juga dengan unsur apakah menghina atau provokatif maupun kalimat yang merugikan orang lain," jelasnya.

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help