Hadirkan Saksi Ahli PPATK dan Saksi dari Terdakwa, Begini Suasana Sidang First Travel

Sidang lanjutan kasus First Travel kini menghadirkan saksi dari pihak terdakwa dan saksi yang berasal dari PPATK

Hadirkan Saksi Ahli PPATK dan Saksi dari Terdakwa, Begini Suasana Sidang First Travel
TribunVideo.com
Sidang kasus First Travel 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sidang lanjutan tehadap tiga terdakwa bos First Travel Andika Surachman, Anniesa Hasibuan dan Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki kembali di gelar di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Rabu (11/4/2018).

Sidang kali ini, beragendakan mendengarkan keterangan saksi dari pihak terdakwa bos First Travel yang berasal dari calon jemaah.

Selain mendengarkan saksi dari terdakwa, jaksa penuntut umum (JPU) juga mengagendakan kehadirakan saksi yang berasal dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Saksi Ahli dihadirkan untuk dimintai pendapatnya terkait aliran uang yang membentuk pola Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).8

Andika dan istrinya, Annisa didakwa melanggar pasal 378 KUHP junto pasal 55 ayat 1 KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP dan pasal 372 KUH junto pasal 55 ayat 1 KUHP junto pasal 64 ayat 1 KUHP dan pasal 3 Undang - Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang junto pasal 55 ayat (1) KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sementara, terdakwa Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki, adik Annisa djerat pasal 378 KUHP junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP junto pasal 64 ayat (1) KUHP atau pasal 372 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP,qApasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

Adapun total kerugiannya diperkirakan mencapai Rp 905,33 miliar dari total 63.310 calon jemaah umrah yang gagal diberangkatkan.

Ketiga terdakwa terancam hukuman penjara 20 tahun lebih sampai seumur hidup.

Simak video berikut:

Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help