Sulut Pinjam Rp 940 Miliar ke SMI untuk Bangun Tiga Rumah Sakit dan Jalan

Sulawesi Utara mengajukan pinjaman hampir Rp 1 triliun ke PT (Persero) Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Sulut Pinjam Rp 940 Miliar ke SMI untuk Bangun Tiga Rumah Sakit dan Jalan
tribun manado
RSUD Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sulawesi Utara mengajukan pinjaman hampir Rp 1 triliun ke PT (Persero) Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Rincian pembiayaan, Pemerintah Provinsi sebesar Rp 500 miliar, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Rp 240 miliar dan Pemerintah Kota Manado Rp 200 miliar.

Pinjaman ke Badan Usaha Milik Negara itu untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur. SMI adalah BUMN untuk pembiayaan infrastruktur yang didirikan pada 26 Februari 2009. 100 persen kepemilikan saham oleh Pemerintah Indonesia melalui Kemenkeu.

Pemprov Sulut akan gunakan dana pinjaman untuk bangun Rumah Sakit Ratumbuysang dan Rumah Sakit Mata. Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan, RS Ratumbuysang akan dibangun kembali untuk menunjang pariwisata.

"Sulut banyak kedatangan turis dari Cina dan Eropa. RS ini juga untuk menunjang perawatan kesehatan para turis," ujarnya kepada tribunmanado.co.id, Rabu (11/4/2018). Satu di antara persyaratan pariwisata termasuk fasilitas kesehatan memadai. "Semoga dengan bantuan SMI bisa terealisasi dalam waktu dekat," ujar Olly.

Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengatakan, pihak SMI sudah meninjau langsung rencana proyek di lapangan. Hal itu dilakukan agar supaya pinjaman efektif, tepat sasaran dan sesuai kondisi keuangan pemerintah daerah.

Lanjut Wagub, salah satu syarat pendukung, pemerintah harus menyediakan perda menyangkut kelangsungan pembayaran bunga dan pokok pinjaman. "Pembayaran harus suistainable (berkelanjutan) tiap tahun harus dianggarkan dengan dukungan perda," kata Kandouw.

Perda itu sementara berproses, sehingga Steven optimis tahun 2018 proyek pembangunan sudah jalan dan paralel dengan keuangan. Dana tak turun sekaligus. Menurut Steven, lebih baik diturunkan bertahap. "Kalau sekaligus turun, argo-nya langsung jalan," ujar Steven

Rencana itu merupakan bagian dari road map Gubernur Sulut untuk pelayanan kesehatan di daerah. "Sudah mendesak kita butuh rumah sakit rujukan selain RSUP Kandou," kata dia.

Ia mencontohkan kasus, sesuai data orang yang cuci darah saja di RSUP Kandou 150 orang sekali jalan. Secara de fakto, kata dia, daerah Minahasa Utara, Bitung, Tomohon dan Minahasa belum ada rumah sakit rujukan sesudah puskesmas.

"Mau tak mau harus bangun tempat baru yang mumpuni," kata dia. Agar pembangunan tak mengganggu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), maka Pemprov memutuskan untuk meminjam dana ke SMI.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved