Rumagit Tak Main-main Bagi Pelanggar Pilkada

Kasus pelanggaran Pemilu oknum Kumtua Desa Amongena I, Kecamatan Langowan Timur, Sulut, merupakan kasus pertama kali di Sulawesi Utara.

Rumagit Tak Main-main Bagi Pelanggar Pilkada
TRIBUN MANADO/FERDINAND RANTI
Donny Rumagit 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Kasus pelanggaran Pemilihan Umum (Pemilu) oknum Kumtua Desa Amongena I, Kecamatan Langowan Timur, Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), merupakan kasus pertama kali di Sulawesi Utara, yang sudah dikeluarkan putusan Pengadilan Negeri Tondano.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Minahasa Donny Rumagit mengatakan, untuk Sulut ini adalah yang pertama kali pelanggaran Pemilu ada putusan dari PN.

Padahal Minahasa sudah ketiga kali dengan tahun ini melaksanaan Pemilihan Kepala dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada).

"Kami sangat bersyukur karena upaya dan kerja keras selama ini membuahkan hasil baik. Bahkan ini pertanda bahwa Panwaslu Kabupaten Minahasa dan jajarannya tidak main-main dalam menegakan aturan," kata dia.

Rumagit berharap, hasil itu akan lebih meningkatkan kinerja pihaknya dan jajaran dalam melakukan pengawasan terhadap semua tahapan Pilkada Kabupaten Minahasa tahun 2018.

Mantan Koordinator Daerah (Korda) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sulut ini memberikan peringatan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Kumtua, TNI dan Polri untuk menjaga sikap netralitas selama Pilkada berlangsung.

"Sekali lagi, kami tidak akan main–main jika menemui ada pelanggaran atau adanya laporan masyarakat karena hal ini adalah sebuah pelajaran dalam penegakan hukum pada Pilkada Minahasa," kata dia.

Rumagit menambahkan, undang–undang sudah jelas mengatur hal tersebut termasuk kinerja Panwaslu dalam mengawasi Pemilu maupun Pilkada.

Sekadar diketahui, oknum Kumtua Amongena I dijatuhi hukuman satu bulan penjara dan denda Rp 5 juta dengan subsider 1 bulan penjara karena terbukti melakukan tindakan pelanggaran Pemilu.

Di mana oknum itu melakukan swafoto bersama Calon Bupati Roy Roring sambil mengancungkan dua jari dan ditampilkan pada media sosial.(Tribunmanado.co.id/Ferdinand Ranti)

Penulis: Ferdinand_Ranti
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help