Pramugari Ini Buat Kesalahan Pada Penumpang, Garuda Indonesia Sampai Digugat Rp 11 Miliar

Gugatan tersebut berkaitan dengan insiden penerbangan GA-264 pada 29 Desember 2017.....

Pramugari Ini Buat Kesalahan Pada Penumpang, Garuda Indonesia Sampai Digugat Rp 11 Miliar
ARSIP GARUDA INDONESIA
Pesawat Boeing 737 MAX 8 telah dioperasionalkan oleh Garuda Indonesia, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (7/1/2018). 

"Kami menilai pramugari Garuda lalai, karena para pramugari yang menyediakan makanan sedang ngobrol satu sama lain, sehingga menumpahkan air panas," jelas David.

Ia menjelaskan cacat tetap yang dialami kliennya mengacu pada ketentuan Pasal 1 angka 14 Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengangkutan Udara.

Dalam insiden ini, kulit kliennya melepuh dan tidak bisa kembali seperti semula.

David juga menyayangkan tindakan Garuda setelah kejadian yang dianggap tidak kooperatif dengan tidak menghubungi Kosmariam setelah 1,5 bulan setelah kejadian.

"Ketika kejadian penanganannya juga minim, penggugat hanya diberikan salep, setelah tiba di tujuan memang langsung dibawa ke rumah sakit. Hanya saja selama 1,5 bulan pasca kejadian Garuda tak pernah menghubungi lagi," tuturnya.

Kosmariam meminta ganti rugi senilai Rp 1,25 miliar atas kerugian material, dan senilai Rp 10 miliar atas ganti rugi imaterial.

Garuda Indonesia melakukan investigasi setelah kejadian ini.

"Sekarang sedang ada investigasi khusus soal insiden tersebut. Karena setiap kejadian di atas pasti akan ada catatannya, dan itu yang akan diteruskan," kata Senior Manager Public Relation Garuda Ikhsan Rosan saat dihubungi Kontan.co.id.

Ikhsan Rosan tidak menjelaskan sanksi pada pramugarinya.

Namun, ia menjelaskan pramugari akan mengikuti pendidikan khusus kembali.

Halaman
123
Editor: Valdy Suak
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help