'Pesawat Kiamat' Mengudara, Rudal Pintar AS Incar Suriah, Rusia Siaga Penuh

Presiden AS Donald Trump secara verbal sudah memberi peringatan keras, rudal-rudal pintar AS

'Pesawat Kiamat' Mengudara, Rudal Pintar AS Incar Suriah, Rusia Siaga Penuh
Reuters via Daily Mirror
Dua pesawat pengebom AS, B-1B Lancer, dengan pesawat pengawal, terbang meninggalkan Pangkalan Udara Andersen di Guam, Kamis (31/8/2017). 

TRIBUNMANAFO.CO.ID, MOSKOW - Presiden AS Donald Trump secara verbal sudah memberi peringatan keras, rudal-rudal pintar AS akan diluncurkan ke Suriah. Lewat cuitan di akun twitternya, Trump meminta Rusia sebagai pelindung Suriah segera bersiap.

Perang baru ini menurut Trump sebagai reaksi kabar penggunaan senjata kimia di Douma, Ghouta Timur oleh pasukan Suriah.
Tanda segera digelarnya peperangan baru ala Trump disinyalir CivMilAir, kelompok yang memonitor pergerakan pesawat terbang di dunia.

Lewat akun Twitternya, CivMilAir, menginformasikan sebuah pesawat militer AS yang diberi nama "Doomsday Plane", telah bergerak dari pangkalan Wright Pettersonb di dekat Dayton, menuju Springfield, Illinois.

Pesawat Boeing E-4B Nightwatch itu merupakan pesawat khusus yang berfungsi sebagai pusat komando AS saat perang. Pesawat meninggalkan Deiton pada Rabu, 11 April 2018 pukul 14.09 waktu setempat, atau Kamis (12/4/2018) WIB.

Doomsday plane
Boeing E-4B Nightwatch ini hanya satu di antara empat National Emergency Command Post (NEACP), yang bisa bergerak mobile sebagai pusat koordinasi dengan pasukan AS di manapun berada.

Selama perang, terutama mengantisipasi perang nuklir, hanya Presiden AS, Menteri Pertahanan dan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata AS yang boleh berada di pesawat ini.
Tentu berikut staf-staf komando pusat dan awak pesawat.

Jet F 16 mengangkut peluru roket.
Jet F 16 mengangkut peluru roket. (afp)

Apakah pergerakan pesawat khusus ini pertanda perang segera tergelar?
Belum ada keterangan lebih lanjut terkait pergerakan pesawat ini.

CivMilAir hanya memajang screenshoot rute pergerakan pesawat E-4B berkode 73-1677 MATH01. Juga belum ada tanggapan resmi dari otoritas militer AS.

Secara spesifikasi, "pesawat kiamat" ini memang sangat spesial. Ia juga dijuluki "National Airborne Operation Centres", yang memungkinkan pengambil keputusan berkomunikasi dengan siapapun dan di manapun berada saat di udara.

Sistem komunikasi masih mampu beroperasi sekalipun menghadapi peralatan pengacak tercanggih sekalipun dari musuh.

Halaman
12
Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help