TribunManado/

Inilah Pemenang Lomba dalam Rangka Yubileum di Stasi Koha

Fero Rumondor mengumumkan daftar pemenang lengkap lomba pawai Yubileum 150 tahun masuknya kembali Gereja Katolik di wilayah Keuskupan Manado

Inilah Pemenang Lomba dalam Rangka Yubileum di Stasi Koha
Ist
Panitia Lomba Pawai Yubileum 150 Tahun 

Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Fero Rumondor,Wakil Ketua Dewan Stasi Koha, Rabu (11/4/2018) mengumumkan daftar pemenang lengkap lomba pawai Yubileum 150 tahun masuknya kembali Gereja Katolik di wilayah Keuskupan Manado. Yang pertama ialah pemenang pawai.

"Ada lima peserta terbaik. Berturut-turut wilayah rohani Santo Gratia,  Omk Santa Jeane D arc, wilayah rohani Santo Agustinus Zhoo Rong, wilayah rohani Santa Margareta, dan  Wilayah Rohani Santo Carolus Lwanga," katanya.

Daftar lengkap juara gerak dan lagu juga sudah ada.  Juara 1 Santo Gratia.

"Juara dua Carolus Lwanga,  juara tiga  Santa Theresia, juara empat  St. Boromeus. Sedangkan juara lima Santa Bernadeth," katanya.

Sebelumnya, Minggu (8/4/2018) diadakan kegiatan di Stasi koha, paroki mokupa dalam rangka Yubileum 150 tahun masuknya kembali Gereja Katolik di wilayah Keuskupan manado. Kegiatan tersebut diramaikan oleh 21 wilayah diakonia dan OMK st. Jeane D'Arc. 

"Pawai jubileum 150 tahun dimulai pukul 13.00 Wita. Peserta pawai membawa vandel, pelindung wil diakonia masing," katanya.

Fero mengatakan ada kendaraan hias roda empat dan roda dua. Kurang lebih ada enam mobil hias dan 30 motor hias meramaikan pawai tersebut.

"Dalam pawai tersebut diperankan juga tokoh-tokoh penting dalam perkembangan gereja katolik di Keuskupan Manado seperti Johanes de Vries, Mandagi. Bahkan ada wilayah diakonia yang menampilkan tokoh Theodorus Moors dan Santa Faustina dari kerahiman ilahi (bertepatan dengan perayaan kerahiman ilahi). Peserta yang mengikuti sekitar 600 orang," katanya.

Ide pelaksanaan acara ini di gagas bersama oleh panitia Ketua Defny Kukus, Sekretaris Herry Atawolo, pengarah acara Denny Surentu dan pastor paroki Cristianus ludong Pr. Juga Zakarias Sulu sebagai Koordinator Umum

Acara ini ditutup dengan Lomba tari dan lagu "Aku bangga menjadi Katolik", Pawai dan lagu ini berakhir pukul 18.00, dengan kemeriahan tari dan lagu masal oleh peserta.

Penulis: David_Manewus
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help