Pilrek Unsrat 2018

Diserang Isu TGR, Jawaban Flora Kalalo Mengejutkan

Dalam pertanyaannya, Harvany menanyakan terkait Tuntutan Ganti Rugi (TGR) 2100 dosen yang ada di Unsrat Manado.

Diserang Isu TGR, Jawaban Flora Kalalo Mengejutkan
TRIBUNMANADO/NIELTON DURADO
Suasana pemilihan rektor Unsrat di Auditorium Unsrat Manado, Rabu (11/4/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Usai memaparkan visi dan misi sebagai calon Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Dr Flora  Kalalo langsung disambut oleh pertanyaan dari Harvany B Boky salah satu anggota Senat.

Dalam pertanyaannya, Harvany menanyakan terkait Tuntutan Ganti Rugi (TGR) 2.100 dosen yang ada di Unsrat Manado.

"Waktu itu kan ibu Flora masih menjabat sebagai Wakil Rektor Dua Unsrat, pasti tahu tentang TGR ini. Informasi yang kami peroleh bahwa ada dosen tidak menggunakan uang itu, tapi malah disuruh ikut TGR pula," ujarnya,  di Auditorium Unsrat Manado, Rabu (11/4/2018)

Flora pun kemudian menegaskan bahwa yang terjadi di Unsrat bukanlah TGR.

"Itu bukan TGR tapi kelebihan bayar, Karena TGR ada unsur pidananya. Dana tersebut masuk dalam DIPA, dan diatur bahwa dosen tidak boleh dibayar dalam melakukan tupoksi," kata dia.

Lebih jauh, Flora mengatakan bahwa temuan tersebut karena Unsrat masih menggunakan pengelolahan dengan satuan kerja (Satker).

"Saya yakin jika pengelolahannya menggunakan PKBLU (pelayanan keuangan badan layanan umum), mungkin hal-hal seperti kelebihan bayar tidak akan terjadi," tegasnya. 

Penulis: Nielton Durado
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help