TribunManado/

AS-China Perang Dagang: Premi Asuransi Umum Naik 19%

Industri asuransi umum menggeliat di awal 2018. Namun pertumbuhan premi double digit dinilai

AS-China Perang Dagang: Premi Asuransi Umum Naik 19%
afp
rupiah dan dollar AS 

TRIBUNMANADO.CO.ID JAKARTA - Industri asuransi umum menggeliat di awal 2018. Namun pertumbuhan premi double digit dinilai tak berlangsung lama.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, Februari 2018 industri asuransi umum membukukan premi bruto sebesar Rp 9,67 triliun.

Jumlah ini meningkat 18,89% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu Rp 8,13 triliun.

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Dody AS Dalimunthe menyebut, bisnis asuransi di awal tahun ini memang melaju lebih kencang dibandingkan situasi di awal 2017 yang lesu.

Hal ini bisa dilihat dari realisasi premi pada Februari 2017 turun 9,6% secara year on year (yoy).

Menurut Dody, bergairahnya bisnis asuransi umum di awal tahun ini seiring dengan kondisi pasar otomotif  dan bisnis properti yang menunjukan perbaikan.

Ilustrasi asuransi
Ilustrasi asuransi (Thinkstock/Nelosa)

Peningkatan ini, terdorong oleh daya beli masyarakat. Dia yakin, tren positif ini akan bertahan hingga akhir tahun ini.

"Terutama ditopang dua lini bisnis utama tersebut," kata dia.

Sepanjang tahun ini, AAUI memprediksikan pertumbuhan premi asuransi umum naik lebih dari 5% dari realisasi tahun 2017 sebesar Rp 63,18 triliun.

Sehingga hingga akhir tahun ini, premi industri asuransi bisa mencapai Rp 66,34 triliun.

Halaman
123
Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help