Paskah di Irak Pasca Kekalahan ISIL: Lonceng Gereja Kembali Memanggil Umat

Komunitas Kristen datang bersama-sama di dataran Niniwe dengan menentang dan merayakan Paskah ISIL yang pertama.

Paskah di Irak Pasca Kekalahan ISIL: Lonceng Gereja Kembali Memanggil Umat
Aljazeera.com
Komunitas Kristen di Irak dikatakan sebagai salah satu komunitas tertua yang ada di dunia 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BAGHDAD -  Tersembunyi di belakang tembok besar ledakan beton dan pos pemeriksaan polisi bersenjata lengkap di ibukota Irak Baghdad adalah gereja kecil Kaldea yang indah.

Di taman, patung Bunda Maria terselip ke dalam gua buatan manusia dan di dalam firman Tuhan tertulis dalam bahasa Inggris, Arab dan Aram.

Imam menunjukkan kepada kita di Gereja Chaldean dari Perawan Maria, yang berasal dari tahun 1960-an.

Komunitas Kristen di Irak dikatakan sebagai salah satu komunitas tertua yang ada di dunia. 

Mereka telah memiliki kehadiran di tanah ini sejauh Mesopotamia. 

Dalam beberapa tahun terakhir, komunitas telah melihat kebrutalan dan kekerasan yang ditujukan kepada mereka.

Pengambilalihan Mosul oleh Negara Islam Irak dan Levant ( ISIL , juga dikenal sebagai ISIS), kota terbesar kedua Irak, pada tahun 2014 kelompok bersenjata membunuh pria, wanita dan anak-anak dan menyita rumah-rumah milik Kristen.

Mereka yang selamat melarikan diri, dan untuk pertama kalinya dalam sejarahnya, Mosul ditinggalkan tanpa orang Kristen. Paskah ini, meskipun, semuanya telah berubah.

Kelahiran kembali
Sama seperti kebangkitan Yesus Kristus yang ditandai Paskah, komunitas Kristen Irak sedang mengalami kelahiran kembali.

ISIL diarahkan dari dataran Nineveh dan Mosul pada akhir tahun 2017 dan untuk pertama kalinya sejak lonceng Gereja akan berdering selama Paskah. 

Halaman
123
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved