Workshop Analisa Jabatan dan Beban Kerja di PKM Bolaang Uki Terus Berlanjut

Workshop penyusunan analisa jabata, analisa beban kerja, dan perhitungan rencana kebutuhan sumber daya manusia

Workshop Analisa Jabatan dan Beban Kerja di PKM Bolaang Uki Terus Berlanjut
ISTIMEWA
Saiful Botutihe saat berkunjung ke Kementerian Kesehatan. 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID - Workshop penyusunan analisa jabatan (Anjab), analisa beban kerja (Abk), dan perhitungan rencana kebutuhan sumber daya manusia tingkat Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) 2018 di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Bolaang Uki terus berlanjut, Kamis (29/3/2018).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) dipimpin oleh Kepala Seksi (Kasie) Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Heru Pratitko, dan Kepala Dinkes Bolsel dr Sadly Mokodongan.

Kemudian dihadiri oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolsel, Kepala Bidang (Kabid), Kasie, Kepala Puskesmas, Pengelola SDMK RSUD dan Puskesmas se-Bolsel.

Sadly dalam sambutannya yang diwakili oleh Kabid SDMK Dinkes Bolsel Saipul Botutihe, mengatakan tujuan digelarnya kegiatan tersebut berdasarkan Undang-Undanh Nomor 36 Tahun 2014 tentang tenaga kesehatan (nakes).

"Pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan baik dalam jumlah, jenis maupun dalam kompetensi secara merata untuk menjamin keberlangsungan pembangunan kesehatan," ujarnya.

Perencanaan tenaga kesehatan disusun secara berjenjang berdasarkan ketersediaan tenaga Kesehatan dan kebutuhan penyelenggaraan pembangunan dan upaya kesehatan.

Oleh sebab itu perencanaan kebutuhan tenaga kesehatan yang optimal menjadi sangat penting karena menjadi satu diantara kebijakan dalam pembangunan kesehatan yakni peningkatan akses dan pemerataan pelayanan kesehatan.

"Saat ini distribusi tenaga kesehatan disetiap sarana kesehatan belum merata, dimana masih ada fasilitas pelayanan kesehatan yang masih kekurangan tenaga kesehatan," ujarnya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dibuat perencanaan tenaga kesehatan, sehingga pelayanan prima dirasakan oleh masyarakat," tukasnya.
 

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved