Sering Merasa Perlu Tidur Panjang? Mungkin Ini Penyebabnya

Bagi sebagian orang, tidur delapan jam sehari sudah cukup untuk mengembalikan kesegaran tubuh.

Sering Merasa Perlu Tidur Panjang? Mungkin Ini Penyebabnya
Bavorndej
Ilustrasi tidur nyenyak 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagi sebagian orang, tidur delapan jam sehari sudah cukup untuk mengembalikan kesegaran tubuh.

Namun tidak bagi sebagian orang lainnya. Kelompok ini justru merasa lemas tatkala bangun tidur, kendati tidur sesuai anjuran.

“Sebagian orang dewasa perlu waktu tujuh hingga delapan setengah jam untuk tidur. Jika orang tersebut tidur dalam waktu yang lama tapi tetap tidak merasa segar, ini alasan untuk segera konsultasi dengan dokter tidur,” ujar Direktur Pusat Gangguan Tidur, Universitas Michigan, Ronald Chervin, dilansir Huffington Post pada Selasa (27/3/2018).

Lantas berikut adalah beberapa penyebab mengapa ada orang yang masih memerlukan tambahan jam tidur, selain waktu normal yang dibutuhkan.

1. DNA

DNA disebut berperan dalam kebiasaan tidur seseorang. Apabila seseorang merasa kurang tidur kendati seharusnya sudah cukup waktu tidurnya, bisa jadi memang itulah kontribusi dari DNA-nya.

Chervin menyebut genetika yang demikian tidak bisa diubah, dan yang bisa dilakukan hanya merekayasa faktor lain yang mengontrol tidur seperti rutinitas kapan harus tidur dan kapan harus bangun.

Selain itu, wajar jika kelompok remaja punya jam tidur yang lebih panjang dan sukar dibangunkan.

“Ini berkaitan dengan perpanjangan jam sirkadian internal yang mengatur tidur, walaupun kebiasaan juga berperan,” imbuh Chervin.

2. Curigai gangguan tidur

Halaman
123
Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved