Korupsi KTP Elektronik

Melchias Mekeng: Setya Novanto Suka Membual, Bantah Terima 500 Dollar US

Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR Melchias Markus Mekeng tidak merasa terganggu tuduhan Setya Novanto.

Melchias Mekeng: Setya Novanto Suka Membual, Bantah Terima 500 Dollar US
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Politisi Golkar Melchias Marcus Mekeng tiba untuk menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus korupsi KTP Elektronik dengan terdakwa Setya Novanto di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (19/2/2018). Sidang tersebut beragendakan mendengar keterangan saksi-saksi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR Melchias Markus Mekeng tidak merasa terganggu tuduhan Setya Novanto.

Dalam sidang perkara dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik ( e-KTP) pekan lalu, Novanto menyebut Mekeng telah menerima aliran dana dari keponakan Novanto, Irvanto Hendra Pambudi.

Baca: Gerindra Berharap Gugatan 5 Parpol Menang, Jamin Sehari Setelah Itu Prabowo Daftar Capres

Baca: Prabowo Subianto Bilang Tak Salah Kalu Dia Ingin Bangun NKRI, Mengaku Sejak Muda Sudah Ikut Perang

"Enggak (terganggu), saya anggap itu ocehan atau bualan biasa. Karena, kita tahu Setya Novanto suka membual," ujar Mekeng di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa malam (27/3/2018).

Mekeng menganggap pernyataan mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut adalah bentuk rasa frustrasi menjadi pesakitan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca: MTPJ 25 – 31 Maret 2018 Minggu Sengsara VI: Hidup ada Dalam Rancangan Allah

Baca: RHK Kamis, 29 Maret 2018: Firman Tuhan Pasti Digenapi

"Jadi buat saya itu ocehan bualan-bualan terdakwa yang mungkin lagi frustrasi," ucap Mekeng.
Karenanya, Mekeng tak mau ambil pusing dengan tuduhan mantan Ketua DPR RI tersebut.
"Jadi apa yang mesti saya percaya dari omongannya Novanto, itu saja," ujar Mekeng uang kini menjadi Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Timur Golkar.
Sebelumnya, Novanto mengaku dikonfrontasi dengan keponakannya sendiri, Irvanto Hendra Pambudi, Rabu (21/3/2018) malam.

Dalam kesempatan itu, Irvanto mengaku dijadikan kurir untuk mengantar uang kepada tujuh anggota DPR yang nilainya masing-masing 500.000 dollar Amerika Serikat.

Kolase
Kolase (Kompas.com)

"Yang menyerahkan kepada anggota Dewan, katanya si Irvan," ujar Setya Novanto kepada majelis hakim, dalam sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (22/3/2018).

Masing-masing orang yang diberikan uang adalah Olly Dondokambey, Tamsil Linrung, Mirwan Amir, dan Melchias Markus Mekeng.
Uang juga diberikan kepada Arif Wibowo, Ganjar Pranowo, dan M Jafar Hafsah.(Moh Nadlir)

Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved