7 Warga Buyat Terserang DBD, Eko: Kasus yang Terjadi Masih Normal

Kepala Dinkes Kabupaten Boltim, Eko Marsidi mengakui terjadi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

7 Warga Buyat Terserang DBD, Eko: Kasus yang Terjadi Masih Normal
TRIBUNMANADO/DAVID MANEWUS
Eko Marsidi 

Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim),  Eko Marsidi mengakui terjadi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

"Memang ada peningkatan pada minggu pertama dan kedua Bulan Maret. Ada penderita DBD di desa buyat 1 , 2 dan buyat tengah sebanyak 7 orang positif DBD," katanya, pada Kamis (29/3/2018).

Mereka sudah ditanggani pada 26 Maret, penderita suspeks DBD ada empat orang.

"Pertama Laila Lukiman,  perempuan, 6 tahun, Buyat 1, masuk puskesmas hari selasa, RDT +, rujuk ke RS. Kedua Harry Gonibala, 18 thn, laki-laki, Masuk Rumah Sakit Ratatotok tanggal 2 Maret," katanya.

Setelah itu Rehan Mokoagow (40), jenis kelamin laki-laki, asal Buyat Tengah masuk rumah sakit hipertensi dan DBD.

"Pasien nomor 2 dan nomor tiga sudah keluar RS hasil lab negatif," katanya.

Selanjutnya, Alwi Modeong (40) asal Buyat 1, Masuk Rumah Sakit Ratatotok, Minggu (25/3/2018). Tanggal 27 rujuk ke Manado  karena keluar darah dari hidung. Hasil lab belum ada.

"Jadi kasus yang terjadi masih normal. Kami sudah melakukan Foging dan sosialisasi serta edukasi ke masyarakat dan aparat tapi agak susah di ajak untuk kerja bakti," ujarnya.

Sebelumnya akun facebook Paputungan Saptono mengatakan DBD mendominasi di Rumah Sakit Ratatotok dan umumnya pasien dari Buyat. Saptono minta dinas terkait memperhatikan.

Penulis: David_Manewus
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved