Berpelukan dengan Saksi, Tangis Bos First Travel Anniesa Hasibuan Pecah

Anniesa Hasibuan tak bisa menahan air matanya saat berpelukan dengan saksi Ani yang merupakan franchise First Travel

Berpelukan dengan Saksi, Tangis Bos First Travel Anniesa Hasibuan Pecah
Internet
Anniesa Hasibuan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bos First Travel Anniesa Hasibuan tak bisa menahan air matanya saat berpelukan dengan saksi di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Senin (26/3/2018).

Dilansir dari Tribunnews, Anniesa Hasibuan terlihat menangis saat bersalaman dan berpelukan dengan saksi dipersidangan dirinya.

Anniesa terlihat menangis saat memeluk saksi Ani yang merupakan franchise First Travel. Dia bahkan memegang erat kedua tangan Ani sambil berbicara sambil melontarkan permintaan maaf setelah apa yang terjadi.

Wanita yang tampak mengenakan kerudung hitam ini juga terlihat melipat kedua tangannya dibagian dada. Tubuhnya juga terlihat sedikit membungkuk sambil mengucapkan permintaa maaf.

Sebelum berlaku dan menyalami saksi lainnya, Anniesa menyempatkan untuk menyeka air matanya dengan tangan.

Kemudian, dia menyalami saksi lain yakni Heri. franchise asal Surabaya ini lalu menyalami tangan Anniesa Hasibuan.

Dengan sigap, Anniesa lalu menggapai tangan Heri dan terucap permintaan maaf. Tangan Heri terus menyalami Anniesa dengan erat. Bahkan, Heri sempat mengayun-ayun tangan seakan memberi semangat kepada Anniesa.

Bibir Anniesa terlihat gemetar saat Heri menyampaikan kata-kata di hadapannya. Tak lama, tangis Anniesa kembali tumpah dihadapan Heri. Pria yang sempat mencurahkan peraasannya saat diteror ribuan calon jemaah First Travel di Surabaya.

Anniesa lalu kembali mengulang gerakannya yakni melipat kedua tangannya dan menaruhnya dibagian dada. Lalu dia membungkukan badannya sambil berucap permintaan maaf kepada Heri.

Setelah itu, saksi lainnya dari vendor serta mitra kerja First Travel menyalami Anniesa beserta Andika Surachman dan Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki.

Halaman
123
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help