Korupsi KTP Elektronik

Ketua KPK: Kami Belum Bisa Bertindak Atas Dasar Omongan

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo merespon 'nyanyian' terdakwa kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, Setya Novanto.

Ketua KPK: Kami Belum Bisa Bertindak Atas Dasar Omongan
tribunnews.com
Ketua KPK Agus Rahardjo siap 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo merespon 'nyanyian' terdakwa kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP, Setya Novanto.

Agus menerangkan, KPK belum menemukan bukti kuat yang dapat menjerat tersangka lain, berdasarkan nyanyian Setya Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Lima pimpinan KPK berfoto bersama usai peresmian gedung baru KPK di Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Selasa (29/12/2015). Dari kiri ke kanan; Saut Situmorang, Alexander Marwata, Agus Rahardjo, Basaria Panjaitan, dan Laode Syarif.
Lima pimpinan KPK berfoto bersama usai peresmian gedung baru KPK di Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Selasa (29/12/2015). Dari kiri ke kanan; Saut Situmorang, Alexander Marwata, Agus Rahardjo, Basaria Panjaitan, dan Laode Syarif. (TRIBUNNEWS.COM/Eri Komar Sinaga)

"Belum, belum (mengarah ke tersangka lain)," ujar Agus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (26/3/2018).

Agus menyebut, penyidik KPK akan mencari bukti-bukti lain yang dapat menguatkan nyanyian Setya Novanto. Sebab, ucap Agus, penyidik KPK tidak bisa menjerat seseorang hanya berdasarkan nyanyian Setnov.

"Itu kan baru omongan, jadi kita cari fakta yang lainlah. Kita kan enggak bertindak, enggak bisa bertindak hanya berdasarkan omongan kan," ujar Agus.

Baca: Menyaingi Kecantikan Nia Ramadhani, ini 5 Fakta Seputar Ling ling Menantu Baru Keluarga Bakrie

Baca: Ustad Abdul Somad Bocorkan Siapa yang akan Dipilihnya di Pilpres Nanti

Sebelumnya, Setnov menyebut ada aliran dana e-KTP kepada sejumlah nama senilai 500 dolar Ameriksa Serikat ke sejumlah anggota DPR. Diutarakan Setnov pada Kamis (22/3/2018) di Tipikor Jakarta.

Diantaranya, ada tiga politikus PDI Perjuangan, yakni Ganjar Pranowo yang saat ini sebagai Cagub Jawa Tengah, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani yang saat itu sebagai ketua fraksi PDI Perjuangan, kemudian Sekretaris Kabinet Promono Anung.

Setnov juga menyebutkan ada dana yang mengucur untuk pembiayaan Rapimnas Partai Golkar pada Juni 2012 silam.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Komentari 'Nyanyian' Setnov, Ketua KPK: Kita Tidak Bisa Bertindak Berdasarkan Omongan, http://www.tribunnews.com/nasional/2018/03/26/komentari-nyanyian-setnov-ketua-kpk-kita-tidak-bisa-bertindak-berdasarkan-omongan.
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Fajar Anjungroso

Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved