Syukuran AJI Manado Tempati Sekretariat Baru, Pastor Mandagi Ingatkan Arti Makna ‘Independen’

AJI Manado menggelar syukuran menempati sekretariat yang baru di Jalan Pulau Alor, Kleak, Kota Manado, Sabtu (24/3/2018).

Syukuran AJI Manado Tempati Sekretariat Baru,  Pastor Mandagi Ingatkan Arti Makna ‘Independen’
Istimewa
Pastor Frans Mandagi Pr, Pastor Paroki St. Ignatius Manado memimpin ibadah pemberkatan sekretariat AJI Manado, Sabtu (24/3/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -  Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado menggelar syukuran menempati sekretariat yang baru di Jalan Pulau Alor, Kleak, Kota Manado, Sabtu (24/3/2018). 

Pastor Frans Mandagi Pr memimpin ibadah pemberkatan yang diikuti pengurus, anggota AJI Manado serta undangan perwakilan mitra jejaring AJI Manado.

Dalam khotbahnya yang mengacu pembacaan Injil Lukas 18: 15-17, Mandagi mengingatkan pengurus dan anggota AJI Manado untuk berlaku laiknya anak-anak.

Sebagaimana anak-anak yang polos, tidak mengenal basa-basi—mengatakan sebenarnya apa yang dilihat, dialami dan dirasakannya—demikian hendaknya keluarga AJI Manado.

“Begitu pula menjadi jurnalis, harus mampu menyuarakan kebenaran. Katakan salah jika salah, katakan benar jika benar. Tidak katakan tidak dan bilang ya jika ya. Beritakannlah kebenaran,” kata Pastor Paroki St. Ignatius Manado itu.

Pastor Mandagi memercikkan air suci tanda pemberkatan Sekretariat AJI Manado
Pastor Mandagi memercikkan air suci tanda pemberkatan Sekretariat AJI Manado (Istimewa)

Lanjutnya, tidaklah muda menjalankan profesi sebagai jurnalis di zaman modern yang penuh pragmatism. Katanya, AJI mengemban amanat karena menyandang kata ‘independen’ dalam namanya.

Bukan sekadar nama melainkan wajib dimaknai dalam praktik jurnalisme selamanya. “Kawan-kawan AJI Manado punya tantangan tak mudah. Bagaimana menjaga independensinya dalam berprofesi. Semoga tetap teguh mempertahankan nilai-nilai yang mengedepankan kepentingan orang banyak,” pesan Mandagi.

Ketua AJI Manado, Yinthze S.L Gunde dalam sambutannya mengatakan, AJI Manado menyadari, punya tanggungjawab besar menjaga nama baik profesi di kala sebagian masyarakat skeptis terhadap jurnalisme.

“Kami berupaya menjaga amanat yang diberikan kepada jurnalis. Karena itu kami berharap selalu diingatkan. Tegurlah jika kami keliru,” ujarnya.

Dalam sambutannya, jurnalis Harian METRO itu berterima kasih kepada mitra jejaring yang selama ini menjalin kemitraan strategis bersama AJI Manado.  “AJI Manado berharap kerja sama yang didasari visi bersama mengawal kepentingan publik bisa dilanjutkan,” kata Gunde.

Pengurus, anggota AJI Manado bersama mitra jejaring AJI Manado diabadikan usai ibadah pemberkatan, Sabtu (24/3/2018).
Pengurus, anggota AJI Manado bersama mitra jejaring AJI Manado diabadikan usai ibadah pemberkatan, Sabtu (24/3/2018). (Istimewa)

Imanuel Adoeng, Stakeholder Relation PT Tirta Investama Airmadidi (AQUA) yang mewakili mitra jejaring AJI mengatakan, AJI Manado selama ini mampu memberi warna dalam dunia jurnalisme.

Katanya, khususnya AJI Manado mampu menegaskan sikap membela aksi-aksi pelestarian lingkungan. “Selama ini AJI berkomitmen menaruh perhatian pada isu-isu terkait lingkungan hidup. Kami harap itu dipertahankan,” katanya seraya menambahkan, isu-isu lainnya seperti perempuan dan anak, HAM dan kebebasan berpendapat juga diperhatikan.

Hadir dalam acara ini, Akademisi Unsrat yang juga mantan Majelis Etik AJI Manado, Dr Ferry Liando; mantan Ketua AJI Manado, Raymond Pasla SSos MSi; Taufik Tumbelaka; perwakilan Komisi Yudisial (KY) Sulut; LBH Manado dan LBH Pers Manado.

Lalu, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Swara Parangpuan, Yayasan Swara Nurani Minaesa, Lesbumi Sulut, Sanubari Sulawesi Utara (Salut), UKM Pers Politeknik Negeri Manado, Manengkel Solidaritas, Pusat  Penyelamatan Satwa (PPS) Tasik Oki, Selamatkan Yaki, PMII Metro Manado dan undangan lainnya.

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Fernando_Lumowa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved