Gara-Gara 'Budel' AP Tikam Ponakan

Penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) terjadi di Kelurahan Tosutaya Selatan lingkungan IV Kecamatan Ratahan ekitar pukul 21.30 wita

Gara-Gara 'Budel' AP Tikam Ponakan
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Pelaku yang berhasil diamankan dengan cepat oleh petugas polisi Polsek Ratahan 

Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

Mitra, Tribunmandao.co.id - Peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) terjadi di Kelurahan Tosutaya Selatan lingkungan IV Kecamatan Ratahan, Jumat (23/3) malam sekitar pukul 21.30 wita.

Informasi yang dihimpun dari Kompol Sammy Pandelaki, kapolsek Ratahan peristiwa itu mengakibatkan seorang warga pria Olviani Pasuhuk (19) warga setempat harus dirujuk ke RS Kandou Malalayang Manado. "Olviani menjadi korban tikaman sajam jenis pisau dibagian pinggang kiri, dilakukan oleh pelaku AP alias (57) warga Kelurahan Tosuraya Selatan," kata Kapolsek, Sabtu (24/3).

POPULER: TERCIDUK! Pria Ini Sering Curi Celana Dalam dan Bra Milik Warga, Alasannya tidak Masuk Akal

Adapun kronologis kejadian, bermula saat korban bersaya ayahnya Yance Pasuhuk tengah melintas didepan poskaming kelurahan setempat. Tiba-tiba pelaku mencegat korban. Dari keterangan korban dan ayahnya, disaat itu pelaku tanpa kata-kata langsung mengejar ayah korban.

Melihat itu korban langsung menghalangi niat pelaku, tendangan dan pukulan korban mengenai wajah pelaku. "Dari keterangan, korban melakukan itu untuk membela diri atas serangan kepada ayahnya," tambahnya kapolsek.

Pelaku yang dalam kondisi kena pukulan langsung mengeluarkan sajam jenis pisau dari pinggangnya, lalu menusuk kepada korban. "Setelah di konfrontir pelaku masih ada hubungan saudara kandung alias kakak beradik dengan ayah korban," tambahnya.

Korban langsung terkapar di tempat kejadian pekara, ayah korban dibantu warga setempat melakukan pertolongan membawa korban ke puskesmas, kemudian merusuk korban ke rumah sakit umum daerha Noongan hingga rujuk ke rumah saki Kandou Malalayang Manado.

"Pelaku tak berselang lama langsung diamankan polisi polsek Ratahan," ujarnya. Pelaku juga masih mencari barang bukti yang dipakai pelaku, berupa sebilah pisau.

Terpisah Yance Pasuhuk, ayah korban dalam keterangan mengaku persoalan yang melibatkan sanak saudara kandung itu karena persoalan tanah. Pelaku menduduki sebidang tanah milik orang tua pelaku dan ayah korban, namun ayah korbna diberkeinginan pelaku menduduki lahan tersebut. "Mungkin dia marah atau tidak terima kami larang dia duduki tanah milik orang tua kami sehingga melakukan perbuatan itu," kata Yance singkat.

Halaman
12
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help