Rata-rata Kekurangan Darah di Sulut 700 Kantong Tiap Bulan, ini Upaya PMI Sulut

Kata Direktur RSUD Noongan itu, kehadiran Unit Gerai Donor Darah PMI Sulut di Mantos 1 diharapkan bisa meningkatkan jumlah ketersediaan darah di PMI.

Rata-rata Kekurangan Darah di Sulut 700 Kantong Tiap Bulan, ini Upaya PMI Sulut
PMI Sulut
Wapres RI, Jusuf Kalla menggunting pita tanda diresmikannya Unit Gerai Donor Darah Mantos, Senin (19/3/2018 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Meskipun Palang Merah Indonesia (PMI) Sulut melalui Unit Transfusi Darah rutin menggelar donor darah di mana-mana --melibatkan para pihak—stok darah selalu saja tak bisa memenuhi kebutuhan.

Wakil Ketua Bidang Donor Darah dan Pelayanan Kesehatan PMI Sulut, dr Enriko H Rawung MARS mengatakan, gap antara kebutuhan dan ‘produksi’ darah di UTD PMI Sulut masih besar.

“Target kita 2.500 kantong (darah) per bulan dan selama ini baru bisa dipenuhi lewat berbagai aksi donor darah, rata-rata 1.800 kantong,” ujar Rawung, Selasa (20/3).

Kata Direktur RSUD Noongan itu, kehadiran Unit Gerai Donor Darah PMI Sulut di Manado Town Square (Mantos) 1 diharapkan bisa meningkatkan jumlah ketersediaan darah di PMI.

Wakil Ketua Bidang Donor Darah dan Pelayanan Kesehatan PMI Sulut, dr Enriko H Rawung MARS (kelima dari kiri) bersama jajaran PMI Sulut saat menyambut Wapres Jusuf Kalla di Mantos, Senin (19/3).
Wakil Ketua Bidang Donor Darah dan Pelayanan Kesehatan PMI Sulut, dr Enriko H Rawung MARS (kelima dari kiri) bersama jajaran PMI Sulut saat menyambut Wapres Jusuf Kalla di Mantos, Senin (19/3). (PMI Sulut)

“Gerai ini harus dioptimalkan. Jadi ujung tombak pemenuhan darah, target kita bisa dapat 20-25 kantong per hari,” ujar Rawung.

Katanya, upaya lainnya ialah menggiatkan donor darah seperti yang sudah berjalan selama ini. Dimana, PMI menggandeng instansi pemerintah, swasta TNI, Polri, kampus bahkan gereja dan masjid untuk menggelar donor darah.

Katanya, jika target belum dicapai, PMI akan terus berupaya memenuhi kebutuhan darah lewat aksi bersama masyarakat. “Kita juga menggagas donor darah berbasis K2LM, yakni kecamatan, keluharan dan lingkungan masyarakat yang belum lama digelar,” ujar mantan peraih ASN terbaik Pemprov Sulut ini.

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved