Internationale Tourismus-Börse Berlin (1): Mega Pameran Pariwisata di Dunia

Peserta lebih dari 180 negara mempresentasikan penawaran mereka di ITB Berlin.

Internationale Tourismus-Börse Berlin (1): Mega Pameran Pariwisata di Dunia
citizen reporter/iwa sobara
Pengunjung mendatangi Berlin ExpoCenter City, tempat pameran pariwisata bertajuk Internationale Tourismus-Börse Berlin. 

Oleh
Iwa Sobara
Dosen Sastra Jerman di Universitas Negeri Malang dan Mahasiswa Doktoral di TU Berlin.

Una volta che hai conosciuto il volo, camminerai sulla terra con gli occhi rivolti sempre in alto, perchè là sei già stato, e là agogni a tornare.

DEMIKIAN Leonardo Da Vinci, si manusia renaisans dan sang genius asal Italia, ungkapkan.

“Seseorang yang pernah terbang, maka dia berjalan di bumi namun pandangannya selalu tertuju ke arah langit karena ia sudah pernah berada di sana.”

Internationale Tourismus-Börse (ITB) Berlin bisa jadi jalan turis asing ‘terbang’ ke Indonesia.

Ketika mereka pulang, biar raganya berada di luar Indonesia namun mereka selalu ingin berlibur ke negeri penuh potensi wisata ini.

ITB Berlin telah menjadi pameran terkemuka bagi industri pariwisata global sejak tahun 1966. Acara ini berlangsung setiap tahun di minggu pertama pada bulan Maret.

Pada tahun 2018, edisi ke-52 ITB Berlin berlangsung mulai 7 hingga 11 Maret yang lalu.

Ini adalah satu di antara calender of event kota Berlin di awal tahun yang menyedot banyak perhatian warga Jerman dan dunia.

Pameran bertempat di Berlin ExpoCenter City dan diselenggarakan oleh Messe Berlin GmbH.

Negara, kota, operator tur, portal pemesanan, dan hotel serta penyedia layanan jasa pariwisata lainnya dari lebih 180 negara mempresentasikan penawaran mereka di ITB Berlin.

Setiap tahun, sebuah negara mitra dipilih. Indonesia yang memiliki berjuta pesona keindahan alam serta budaya pernah menjadi negara mitra di pameran ini pada tahun 2013.

Negara mitra hadir untuk para pengunjung ITB Berlin dengan menyuguhkan acara yang penuh warna seperti pada upacara pembukaan pameran.  (bersambung)

Editor: Edi Sukasah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help