DPRD Boltim Cari Tahu Program di Desa

Metode reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Bolmut) diubah.

DPRD Boltim Cari Tahu Program di Desa
TRIBUNMANADO/VENDI LERA
Ketua DPRD Boltim Marsaole Mamonto menyerahkan Tujuh Ramperda Kepada Bupati Sehan Landjar, di Gedung DPRD, Senin (22/1). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Metode reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Bolmut) diubah.

Demikian dikatakan Sehan Mokoagouw, anggota DPRD Boltim, Selasa (13/3/2018). "Memang biasanya ada reses begitu pada buka sidang. Biasanya reses dahulu sebelum musrembang tingkat desa," kata anggota DPRD dari Partai Golkar itu.

Di tahun 2018, katanya, semua diatur berbeda. Musrenbang desa dan kecamatan dahulu baru dilaksanakan reses Dewan. "Itu untuk mensinkronisasikan dengan musrenbang desa dan kecamatan itu sendiri. Akan dimuat pokok-pokok pikiran untuk disampaikan tingkat kabupaten," katanya.

Ia mengatakan sasarannya untuk memadukan dengan program prioritas pemerintah yang masuk perencanaan pembangunan 2019. Prioritas pertama ialah mengembangkan beberapa objek wisata dan menguatkan kepariswisataan daerah.

"Ini terkait dengan DPRD yang telah berinisiatif menyusun rencana induk pengembangan kepariwisataan daerah. Saat ini sedang dalam proses pembahasan," katanya.

Ia mengatakan yang kedua terkait dengan pembangunan.. infrastruktur dan sarana prasarana. Prioritas ketiga ialah reformasi birokrasi.

"Apa yang rencanakan desa dan kecamatan harus sesuai dengan itu walau puluhan program. Semua akan dimuat dalam rencana kerja pemerintah daerah," katanya.

Ia mengatakan apapun yang diusulkan masyarakat, akan didukung dewan dan diserahkan kepada pemerintah daerah sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Semua sudah sesuai Undang-Undang MD3, peraturan DPRD Boltim nomor satu tahun 2014 dan rapat badan musyawarah (banmus) 1 Maret yang lalu. "Kita sekarang lebih banyak di kantor. Sekarang waktunya dekat dengan mssyarakat," katanya.

Nazarudin Simbala mengaku ingin menyerap aspirasi masyarakat. Ia mengiyakan kata Sehan Mokoagouw.

DPRD Boltim memasuki masa reses mulai Rabu (14/3/2018) sampai Rabu (28/3/2018). Hasil akan dibawah ke musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat kabupaten.

"Reses ini memakai metode perorangan. Itu sesuai desa di dapil," kata kepala bagian (kabag) Fasilitas Anggaran dan Pengawasan DPRD Boltim Afandi Abdul.

Ia mengatakan tujuan reses menyerap aspirasi masyarakat. Terutama masyarakat yang ada di dapilnya. "Hasil dari aspirasi akan menjadi pokok-pokok pikiran DPRD. Itu akan disampaikan pada musrenbang kabupaten," katanya.

Menurut sekretaris DPRD Boltim, Pryamos, kegiatan sudah masuk Rencana Kegiatan Tahunan (RKT). Pelaksanaan memang dilaksanakan perorangan. "Mereka akan menyerap aspirasi masyarakat untuk dibawa ke musrenbang kabupaten. Hasilnya dipakai untuk 2019," katanya. (dma)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help