Andreas Sempat Menyeberang setelah Kena Tikaman di Dada

Polresta Manado menetapkan dua orang sebagai tersangka pada kasus penikaman seorang sopir mikrolet di Jalan AA Maramis, Kecamatan Mapanget.

Andreas Sempat Menyeberang setelah Kena Tikaman di Dada
tribun manado
Polresta Manado menagkap dua tersangka penikaman terhadap sopir angkot. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polresta Manado menetapkan dua orang sebagai tersangka pada kasus penikaman seorang sopir mikrolet di Jalan AA Maramis, Kecamatan Mapanget.

Kepala Polresta Manado Kombes FX Surya Kumara, Senin (12/3/2018), mengatakan, dua tersangka itu berinisial VR (21) dan ER (21).

Mereka mengeroyok Albertus Andreas, warga Mapanget, pada 7 Maret 2018.

"Waktu itu korban sedang membawa penumpang dari Paal Dua ke arah bandara.

"Kemudian melintas di Jalan Raya Mapanget dan dihadang oleh dua orang yang dikira penumpang," ujar Surya.

Andreas kemudian dimintai uang untuk digunakan beli miras. Korban mengaku baru memiliki uang setoran belum memiliki uang lebih.

"Karena uang tidak diberikan, korban kemudian dihujani dengan tikaman.

"Dua tersangka menikam korban dengan sajam di bagian dada sebanyak dua kali, dan pinggang satu kali.

"Kemudian satu kali ke tangan anak dengan anak panah (panah wayer)," ujar Surya.

Andreas kemudiam melarikan diri ke seberang jalan dan ditolong oleh pengendara yang melintas.

Halaman
12
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Edi Sukasah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved