Prabowo Nyapres

Sebut Poros Ketiga Sulit Terbentuk, Fadli Zon: Jokowi dan Prabowo Bakal "Rematch"

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon memprediksi hanya ada dua calon yang akan bertarung pada Pilpres 2019

Sebut Poros Ketiga Sulit Terbentuk, Fadli Zon: Jokowi dan Prabowo Bakal
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Capres dari poros Gerindra, Prabowo Subianto berbincang dengan capres dari poros PDIP, Jokowi-JK saat acara pengundian dan penetapan nomor urut untuk pemilihan presiden Juli mendatang di kantor KPU, Jakarta Pusat, Minggu (1/6/2014). Pada pengundian ini, pasangan Prabowo-Hatta mendapatkan nomor urut satu sedangkan Jokowi-JK nomor urut dua. 

Artinya, kontestasi pada Pilpres 2014 akan kembali terjadi di Pilpres 2019.

Baca: Usai Deklarasi Capres, Fadli Zon Yakin Elektabilitas Prabowo Naik 

Baca: Fadli Zon: Deklarasi Prabowo Capres 2019 Setelah Rakornas Gerindra April 2018

"Prediksi saya dari awal kan memang akan head to head. Hanya ada dua calon. Rematch atau two horse race. Jadi sejak awal saya berpendapat seperti itu," ujar Fadli saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/3/2018).

Fadli menilai, sulit untuk merealisasikan wacana membentuk poros ketiga.

Sebab hingga saat ini hanya ada dua nama yang dianggap mampu, yakni Jokowi  dan Prabowo.

Baca: Desak Deklarasi Prabowo sebagai Capres, 34 DPD Akan Kumpul Malam ini

Baca: Partai Gerindra: Prabowo Belum Putuskan Nyapres di Pemilu 2019

Di sisi lain, Demokrat juga telah memberikan sinyal untuk mendukung Presiden Jokowi.

Dengan demikian, Fadli menganggap terbentuknya poros ketiga akan semakin sulit.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help